<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title></title>
                <atom:link href="https://wartalentera.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://wartalentera.com/</link>
                <description></description>
                <lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 22:07:09 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://wartalentera.com/</generator>
                <image>
                    <url>data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAYAAAAfFcSJAAAADUlEQVR42mPcsvtgPQAHDAKxdcw7tAAAAABJRU5ErkJggg==</url>
                    <title></title>
                    <link>https://wartalentera.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4901-shin-tae-yong-resmi-dipinang-persija-jakarta</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4901-shin-tae-yong-resmi-dipinang-persija-jakarta</guid>
                    <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 22:07:09 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim depan di Super League 2026/2027 dengan kontrak selama tiga tahun.</span></p><p class="p1"><span class="s1">STY, yang menggantikan peran Mauricio Souza sebagai pelatih kepala di Macan Kemayoran, bukan orang baru di Indonesia karena dia pernah mengarsiteki timnas Indonesia selama lima tahun dari 2020 sampai 2025.</span></p><p class="p1"><span class="s1">"Semoga pilihan kita ini menjadi titik balik untuk masa depan Persija," kata Presiden Klub Persija Jakarta Mohamad Prapanca di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026). Saat mengungkapkan kapan pembicaraan awal soal pelatih kepala baru, Prapanca mengungkapkan proses itu berjalan saat BRI Super League musim ini memasuki 10 pekan terakhir.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Disebutkan, Persija yang masih berada di jalur juara sedang mendapatkan hasil negatif, yaitu tiga laga tanpa kemenangan yang terdiri dari dua hasil imbang melawan Borneo FC (2-2) dan Dewa United (1-1) dan satu kekalahan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC (2-3).</span></p><p class="p1"><span class="s1">Tiga laga tanpa kemenangan itu pada akhirnya mengakhiri peringkat Macan Kemayoran di peringkat ketiga klasemen akhir dengan 71 poin, berjarak delapan poin dari delapan poin Persib Bandung yang juara dan Borneo FC yang menjadi </span><span class="s3">runner-up.</span><span class="s1"> "Pelatih kita saat itu coach Mauricio sudah berikan yang terbaik, tapi kita punya target yang lebih tinggi," kata Prapanca.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Selama lima tahun di timnas Indonesia, meski belum bisa menghadirkan trofi, STY membawa tim Garuda mencapai pencapaian yang membanggakan, seperti meloloskan tiga tim nasional ke Piala Asia, lolos 16 besar Piala Asia 2023, menjadi peringkat keempat Piala Asia U23 2024, lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2027 sekaligus lolos ke Piala Asia 2027, hingga mengerek peringkat timnas dari peringkat 173 dunia ke peringkat 129 dunia.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Setelah kontraknya di timnas Indonesia diputus PSSI pada awal Januari tahun lalu, STY kemudian menjadi Vice-President di Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 11 bulan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Selesai dari situ, dia menjadi Director of Football di Seongnam FC selama empat bulan, dan terakhir menjadi pelatih di Ulsan HD selama dua bulan yang diakhiri dengan dua kemenangan, empat seri, dan empat kekalahan dari 10 laga yang dipimpinnya. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/img_2996.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Shin Tae-yong (STY) (kanan) sebagai pelatih kepala baru Persija Jakarta mulai musim depan di Super League 2026/2027. (Tangkapan layar Instagram @shintaeyong7777)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Sport]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4900-rangkaian-gempa-bumi-sulawesi-bukan-megathrust</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4900-rangkaian-gempa-bumi-sulawesi-bukan-megathrust</guid>
                    <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 11:57:05 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang disusul tsunami skala mikro. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyakini bahwa rangkaian gempa bumi itu bukan berasal dari zona megathrust. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan bahwa berdasarkan analisis data dari Pusat Gempa Nasional, karakteristik sumber gempa itu berada di zona subduksi aktif Laut Filipina.</span></p><p class="p1"><span class="s1">"Jadi, memang untuk data dari Pusat Gempa Nasional, wilayah Laut Filipina itu sudah tidak masuk lagi dalam zona megathrust, jadi ini adalah zona subduksi," kata Wijayanto di Jakarta, Senin (8/6/2026). Meskipun bersumber dari zona subduksi non-megathrust, lanjutnya, BMKG menyatakan kekuatan gempa yang besar tersebut tetap memicu deformasi batuan bawah laut yang berpotensi tsunami.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Hingga pukul 08.20 WIB, stasiun pemantau mencatat ketinggian tsunami berkisar 9 - 75 sentimeter di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Tanjung Sidupa, Boolang Mongondow Utara dan Desa Talengen Kepulauan Sangihe.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Wijayanto mengingatkan masyarakat bahwa deteksi awal tersebut baru merupakan gelombang fase pertama, sehingga pemantauan ketat masih terus berjalan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">"Kita akan terus memonitor, karena ini adalah masih gelombang yang pertama. Kita tentunya akan terus meng-</span><span class="s2">update</span><span class="s1"> kepada rekan-rekan wartawan jikalau ada tercatat di lokasi yang lain," lanjutnya.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Selain potensi tsunami yang masih terus diawasi, Pusat Gempa BMKG hingga pukul 07.40 WIB juga telah merekam sedikitnya ada lima kali aktivitas gempa bumi susulan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">BMKG memastikan tren kekuatan grafik dari kelima gempa susulan tersebut terus mengalami penurunan magnitudo yang signifikan jika dibandingkan dengan gempa utama yang terjadi pada pukul 06.37 WIB.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Olehkarenanya, Wijayanto meminta masyarakat di wilayah pesisir utara dan timur Indonesia untuk tidak berspekulasi terkait isu gempa megathrust yang tidak sesuai data ilmiah, serta tetap berpatokan pada instruksi evakuasi resmi BMKG hingga status peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/img_2961.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi ombak di pantai di Sulawesi. (dok Warta Lentera)
]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Nusantara]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4899-profesor-johan-silas-tokoh-arsitek-ini-berpulang</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4899-profesor-johan-silas-tokoh-arsitek-ini-berpulang</guid>
                    <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:23:47 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui pesan WhatsUp di grup Arsitektur ITS. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Berita ini benar adanya dari keluarga Prof Silas. Pesan itu berbunyi :</span></p><p class="p1"><em><span class="s1">"Sugeng enjing Bapak & ibu,</span>Ijin menyampaikan berita duka.</em></p><p class="p1"><em><span class="s1">Telah meninggal dunia, Prof Johan Silas, dosen senior Arsitektur pagi ini. Utk proses persemayaman & pemakaman sdg menunggu info keluarga. Matur nuwun🙏🏻"</span></em></p><p class="p1"><span class="s1">Disebutkan, Prof Silas meninggal di usia 90 tahun. Dia berperan penting dalam pengembangan arsitektur perkotaan di berbagai wilayah termasuk Surabaya. Johan Silas lahir 24 Mei 1936 adalah tokoh arsitektur dalam bidang perumahan, permukiman, perkotaan, dan lingkungan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Dia juga merupakan guru besar tata kota dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, ini sering kali muncul dalam wacana seputar tata kota, perencanaan kota, pembenahan permukiman, perbaikan kampung, dan semacamnya. Johan Silas adalah salah satu tokoh di balik program perbaikan kampung, atau lebih dikenal dengan Kampung Improvement Program (KIP)</span></p><p class="p1"><span class="s1">Johan Silas terlibat dalam rehabilitasi dan rekonstruksi kota Calang di Aceh dan Nias setelah gempa bumi dan bencana tsunami pada 2005-2006. Berupa studi mitigasi bencana dari sudut pandang perumahan dan penguatan pemukiman informal (kampung). (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/ba50ecd3-a72e-4c9a-86c4-e362a383f244.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ucapan belasungkawa dari Ikatan Alumni Arsitektur ITS. (dok Warta Lentera)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Profile]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4898-huntara-ini-menampung-korban-tanah-bergerak</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4898-huntara-ini-menampung-korban-tanah-bergerak</guid>
                    <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 18:38:32 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026). Perbaikan dilaksanakan menyusul ditemukannya sejumlah titik tanah yang masih mengalami pergerakan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Menurut Dody, masih terdapat beberapa area di lokasi Huntara yang kondisi tanahnya belum sepenuhnya stabil. Pergerakan tanah kembali terjadi di bagian ujung kawasan, sehingga menyebabkan beberapa bangunan mengalami retakan dan memerlukan perbaikan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">"Tadi lihat Huntara di Tegal, masih ada masalah. Di bagian ujung, tanahnya goyang lagi. Jadi masih ada beberapa tempat yang tanahnya belum stabil. Sehingga bangunannya agak retak," kata Dody di Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/6/2026).</span></p><p class="p1"><span class="s1">Meski demikian, Kementerian PU menargetkan enam unit Huntara yang sebelumnya terdampak dapat kembali dihuni dalam dua hari ke depan setelah proses perbaikan selesai dilakukan. "Saat ini masih proses PHO atau pemeliharaan," ujarnya.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Kementerian PU menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keselamatan jangka panjang masyarakat. Oleh karena itu, setiap lokasi hunian akan melalui kajian teknis kebencanaan guna meminimalkan risiko di masa mendatang.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Saat ini, Huntara yang dibangun Kementerian PU telah menampung sekitar 456 kepala keluarga, yang tersebar dalam 38 blok dengan masing-masing 12 unit hunian. Setiap unit dirancang memenuhi standar hunian layak dengan dukungan fasilitas dasar dan sarana pendukung kehidupan masyarakat.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Berbagai fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan warga, mulai dari sambungan listrik, pasokan air bersih, masjid, balai warga, pos kesehatan, hingga lapangan mini soccer sebagai ruang interaksi dan aktivitas sosial masyarakat. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/64c05c96-2185-410b-86cb-a2850bd56ecd.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Tampak pintu masuk Hunian Sementara (Huntara) di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (dok Warta Lentera)
]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4897-hari-lingkungan-hidup-sedunia-2026-kurangi-efek-rumah-kaca</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4897-hari-lingkungan-hidup-sedunia-2026-kurangi-efek-rumah-kaca</guid>
                    <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:28:23 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program strategis pemerintah untuk mitigasi perubahan iklim.</p><p>Langkah itu selaras dengan target nasional Indonesia dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Sebagai pengembang dan operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga mengintegrasikan kebijakan berwawasan lingkungan ke dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan.</p><p>Kontribusi Jasa Marga diwujudkan secara konkret melalui pemantauan dan peringatan dini cuaca ekstrem, penguatan infrastruktur tahan bencana, penyediaan ruang terbuka hijau, hingga penggunaan material jalan tol tahan panas. Selain itu, Perseroan secara masif melakukan pengelolaan dan konservasi air, optimalisasi penggunaan kendaraan listrik operasional, pemanfaatan panel surya, serta penghematan bahan bakar minyak (BBM) untuk mereduksi emisi karbon secara berkelanjutan.</p><p>Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa landasan utama dari seluruh gerakan lingkungan yang dilakukan oleh Jasa Marga diperkuat melalui penyusunan Roadmap Net Zero Emission (NZE). Melalui roadmap tersebut, Jasa Marga telah melakukan perhitungan emisi baseline serta menyusun skenario NZE jangka panjang yang berfungsi sebagai acuan baku pencapaian target emisi internal perusahaan.</p><p>"Penyusunan Roadmap NZE ini merupakan manifestasi dari komitmen Jasa Marga untuk berperan aktif dalam upaya nasional menghadapi krisis iklim global. Kami berupaya memastikan setiap langkah ekspansi operasional yang diambil perusahaan senantiasa berjalan selaras dengan tujuan global. Hal ini sekaligus menjadi sarana Jasa Marga Group dalam meningkatkan aspek transparansi serta akuntabilitas tata kelola lingkungan kepada publik. Kami percaya bahwa menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan berkeselamatan harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga ekosistem bumi," jelas Rivan di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).</p><p>Komitmen Jasa Marga dalam beraksi untuk iklim juga tercermin dari kompilasi aksi nyata sepanjang tahun 2025. Sebagai upaya penyeimbangan karbon, Jasa Marga Group telah melakukan penanaman sebanyak 31.130 pohon di berbagai wilayah operasional Jasa Marga Group. Sebagai bentuk keberlanjutan program, upaya ini akan terus dilakukan Jasa Marga secara konsisten dengan menggencarkan aksi serupa pada 2026.</p><p>Langkah pemenuhan standar lingkungan tersebut membawa kesuksesan dengan bertambahnya raihan sertifikasi Green Toll Road Indonesia menjadi total 4 jalan tol, yaitu Jalan Tol Bali Mandara, Jalan Tol Kunciran-Serpong, Jalan Tol Gempol-Pandaan, dan Jalan Tol Pandaan-Malang.</p><p>Pencapaian itu mencerminkan wujud kepatuhan terhadap standar pelayanan minimum (SPM) yang berkualitas melalui transformasi infrastruktur secara fungsional sekaligus katalisator bagi restorasi lingkungan sesuai aturan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).</p><p>Di samping sertifikasi jalan tol hijau, Jasa Marga juga meraih pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pionir pemasangan turbin angin berupa Hybrid Wind Tree yang dikembangkan di Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi).</p><p>Turbin angin itu merupakan instalasi berbentuk pohon yang terintegrasi dengan panel surya pertama di jalan tol Indonesia, mengoptimalkan energi angin dan matahari sebagai sumber listrik untuk mendukung operasional fasilitas kawasan jalan tol.</p><p>Rivan menambahkan, dukungan Jasa Marga terhadap transisi energi hijau tidak berhenti di internal perusahaan saja. Jasa Marga turut berkomitmen membangun dan menyiapkan ekosistem pendukung yang dapat diakses oleh masyarakat luas.</p><p>“Sebagai kontribusi nyata dalam mendukung masyarakat beralih ke energi bersih, Jasa Marga juga terus mengakselerasi penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di sepanjang koridor jalan tol Jasa Marga Group. Kami juga telah menambah jumlah SPKLU secara masif dan kini telah tersedia 144 titik layanan di seluruh rest area Jasa Marga Group. Langkah ini juga berjalan beriringan dengan kebijakan internal kami, salah satunya melalui inisiatif penggunaan kendaraan listrik sebagai armada dinas perusahaan sebagai upaya mengurangi emisi,” tambah Rivan.</p><p>Atas komitmen dan kerja keras dalam menjalankan operasional berkelanjutan ini, Jasa Marga berhasil menyabet sejumlah penghargaan nasional dan regional. Jasa Marga meraih penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026 untuk kategori “Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu” di Rest Area Travoy KM 88B Jalan Tol Cipularang.</p><p>Seluruh capaian hijau tersebut ditopang oleh kinerja efisiensi energi dan sumber daya yang kuat di berbagai sektor sepanjang tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sektor energi, Jasa Marga Group berhasil menekan penggunaan listrik sebesar 1,87 persen, di mana area kantor pusat turut berkontribusi memangkas konsumsi listriknya hingga 7,89 persen. Efisiensi serupa juga terjadi pada lini mobilitas operasional dengan keberhasilan mereduksi pemakaian BBM sebesar 2,56 persen. Melalui efisiensi tersebut, Jasa Marga telah berkontribusi untuk mengurangi emisi Perseroan.</p><p>Lebih lanjut, Rivan menyatakan bahwa kepedulian terhadap krisis iklim kini telah ditanamkan sebagai kesadaran bersama yang mendasar di seluruh lini bisnis Jasa Marga Group. “Kami menyadari sepenuhnya bahwa penyediaan infrastruktur jalan tol yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional juga membawa konsekuensi terhadap peningkatan emisi dari aktivitas kendaraan pengguna jalan. Menyadari hal ini, mitigasi perubahan iklim telah kami integrasikan sebagai tanggung jawab kolektif seluruh insan Jasa Marga di bawah koordinasi langsung Komite Sustainability," tutup Rivan.</p><p>Jasa Marga berkomitmen supaya terus konsisten beraksi untuk iklim dengan meningkatkan pengelolaan dampak lingkungan melalui langkah strategis dalam pengendalian emisi, perluasan pemanfataan energi surya, penggunaan energi yang lebih bijak, serta penegakan prinsip pembangunan berkelanjutan di setiap jalan tol Jasa Marga Group. (vit)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/4dc51b8a-7ff9-4397-ad5b-d2446d97c859.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Tampak udara salah satu ruas jalan tol milik Jasa Marga. (dok Warta Lentera)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4896-38-tahun-penantian-itu-berbuah-manis</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4896-38-tahun-penantian-itu-berbuah-manis</guid>
                    <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:15:37 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu unggul 3-0 terhadap Oman pada pertandingan persahabatan, Jumat (5/6/2026).</span></p><p class="p1"><span class="s1">Pada pertandingan itu Indonesia berhasil mengalahkan Oman berkat gol dari Justin Hubner, Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen. Berdasarkan catatan FIFA, terakhir kali Indonesia berhasil mengalahkan Oman terjadi pada 18 Januari 1988 dengan skor 3-0 pada ajang King's Cup di Thailand.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya Indonesia akan kembali melakoni pertandingan persahabatan menghadapi Timnas Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Indonesia mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu ketika laga dimulai dan sempat memberikan ancaman melalui sundulan Nathan Tjoe-A-On yang dapat dihalau lini pertahanan Oman. Pasukan Garuda berhasil unggul terlebih dahulu pada menit 13 setelah umpan tendangan bebas Nathan dapat disambut sundulan Justin Hubner sehingga skor berubah menjadi 1-0.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Indonesia dapat menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 berkat gol Ole Romeny yang berhasil melewati lini pertahanan Oman pada menit 27. Oman sempat memiliki peluang untuk setidaknya menyamakan kedudukan setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti sebab Hubner melakukan pelanggaran di kotak terlarang.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Hatem Al Rushadi yang maju sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya dapat dibaca oleh Emil Audero sehingga gawang Indonesia masih aman dari kebobolan. Pada sisa waktu babak pertama, Indonesia mendominasi penguasaan bola dan tempo, namun hingga turun minum skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Memasuki babak kedua, Indonesia kembali memperagakan permainan menyerang dan mampu menambahkan keunggulan menjadi 3-0 pada menit 57 melalui gol Ragnar Oratmangoen.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Setelah tertinggal dua gol, Oman berusaha untuk memperkecil ketertinggalannya lewat tendangan dari Musaab Hamed Almamari yang masih belum menemui sasaran. Ole Romeny sempat memiliki peluang untuk mencetak gol keduanya pada pertandingan ini, akan tetapi tendangannya masih dapat dibendung lini pertahanan Oman.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya giliran Saddil Ramdani yang menciptakan peluang untuk Indonesia, namun tendangannya masih menyamping dari gawang Oman. Mereka sempat memiliki peluang emas lewat tendangan keras Ahad Alhabshi Almusahikhi, namun bola tersebut dapat ditepis oleh Emil Audero.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Pada waktu yang tersisa, Oman terus berupaya untuk setidaknya memperkecil ketertinggalan, akan tetapi hingga laga usai, skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia tetap bertahan. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/img_2836.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sundulan terukur dari Justin Hubner membuka keunggulan bagi Garuda! (Tangkapan layar Instagram @timnasindonesia)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Sport]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kebut Sekolah Rakyat Tahap II, Ini Progres di Lima Lokasi]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4895-kebut-sekolah-rakyat-tahap-ii-progres-di-5-lokasi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4895-kebut-sekolah-rakyat-tahap-ii-progres-di-5-lokasi</guid>
                    <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:51:50 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Pemerintah terus mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II agar fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Pemerintah terus mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II agar fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/ 2027. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Tercatat, hingga 4 Juni 2026, lima lokasi Sekolah Rakyat mencatat progres fisik tertinggi dan menjadi bagian dari kelompok proyek berada pada zona hijau percepatan pembangunan. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Kelima lokasi tersebut adalah Sekolah Rakyat di Kota Semarang dengan progres 86,58 persen dan Kabupaten Sragen sebesar 86,09 persen, Provinsi Jawa Tengah; Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu sebesar 85,77 persen; Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara sebesar 85,69 persen; dan Kabupaten Sidenreng Rappang, (Sidrap) Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 84,83 persen. Capaian tersebut menempatkan kelimanya sebagai lokasi dengan progres fisik tertinggi di antara 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II yang tengah dibangun Kementerian PU. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah terus melakukan pengawalan intensif terhadap pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk memastikan berbagai kendala yang dihadapi penyedia jasa dapat segera ditangani.</span></p><p class="p1"><span class="s1">“Kami hampir setiap hari berkolaborasi dengan Danantara. Jika ada kesulitan finansial atau kendala lainnya di lapangan, kami bantu carikan solusinya agar pekerjaan tidak tersendat. Saat ini para penyedia jasa semakin optimistis dan bekerja lebih cepat untuk mengejar target penyelesaian,” kata Dody di Jakarta, Jumat (5/6/2026).</span></p><p class="p1"><span class="s1">Menurut Dody, percepatan pembangunan dilakukan melalui koordinasi lintas pihak, mulai dari penyedia jasa konstruksi, manajemen konstruksi, pemerintah daerah, hingga dukungan pendanaan dan tenaga kerja. </span></p><p class="p1"><span class="s1">“Kita memang bekerja dalam waktu yang sangat pendek. Idealnya mungkin sembilan bulan, tetapi kondisi yang ada mengharuskan kita bergerak lebih cepat. Karena itu pengendalian dilakukan setiap hari untuk memastikan progres tetap berjalan sesuai target,” katanya.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan, Data Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU menunjukkan rata-rata progres fisik pembangunan di 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 71,13 persen per 4 Juni 2026, dengan tren peningkatan yang konsisten dalam sepekan terakhir. Dari total lokasi yang sedang on going, sebanyak 12 lokasi telah menembus progres di atas 80 persen dan masuk kategori zona hijau percepatan. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Sekolah Rakyat Kota Semarang misalnya, bangunan sekolah mulai menunjukkan wujud yang utuh. Gedung-gedung pendidikan, asrama, hingga berbagai fasilitas penunjang terus dikebut penyelesaiannya. Kondisi serupa juga terlihat di Sragen, Medan, Bengkulu, dan Sidrap yang kini memasuki tahap akhir pekerjaan konstruksi. Di lokasi-lokasi tersebut, aktivitas pembangunan berlangsung hampir tanpa jeda untuk mengejar target penyelesaian pada 20 Juni 2026.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Untuk menjaga momentum percepatan, Kementerian PU juga mengoptimalkan dukungan tenaga kerja di lapangan. Hingga awal Juni 2026, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II telah menyerap sekitar 78.113 tenaga kerja. Selain itu, dilakukan penguatan personel pada sejumlah lokasi yang memerlukan percepatan tambahan melalui dukungan tenaga dari TNI. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Dody menambahkan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tidak boleh mengurangi kualitas hasil pekerjaan. Seluruh proyek tetap harus memenuhi standar teknis, keselamatan konstruksi, serta kualitas bangunan yang telah ditetapkan.</span></p><p class="p1"><span class="s1">“Yang kita bangun bukan sekadar gedung sekolah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu kualitas tetap menjadi prioritas utama di tengah upaya percepatan yang sedang dilakukan,” tegas Dody.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Saat ini Kementerian PU terus memfokuskan perhatian pada lokasi-lokasi yang progresnya masih berada di bawah rata-rata nasional, sementara proyek-proyek dengan capaian tertinggi seperti Semarang, Sragen, Bengkulu, Medan, dan Sidrap diharapkan menjadi motor penggerak pencapaian target nasional penyelesaian Sekolah Rakyat Tahap II.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Dengan sisa waktu sekitar 16 hari kalender menuju target 20 Juni 2026, Kementerian PU optimistis sebagian besar dari 93 lokasi yang sedang dalam tahap pembangunan<span class="Apple-converted-space">  </span>dapat diselesaikan tepat waktu sehingga siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/841bb5c5-7a4d-4809-848d-244003d33404.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sekolah Rakyat yang sudah terbangun. (dok Warta Lentera)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Realisasi Anggaran MBG Sudah Mencapai Rp88,15 Triliun]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4894-realisasi-anggaran-mbg-mencapai-rp8815-triliun</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4894-realisasi-anggaran-mbg-mencapai-rp8815-triliun</guid>
                    <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 17:48:35 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Pemerintah sepertinya tidak main-main soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Pemerintah sepertinya tidak main-main soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan, realisasi anggarannya sampai Mei sudah mencapai Rp88,15 triliun. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data kemenkeu, untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Mei 2026 mencapai Rp88,15 triliun naik 17,53 persen dibandingkan posisi April 2026 yang sebesar Rp75 triliun. "Realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis sampai sekarang sudah mencapai Rp88,15 triliun untuk 63,13 juta penerima dan 29.679 SPPG,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026). </span></p><p class="p1"><span class="s1">Secara rinci dari total jumlah penerima, 48,9 juta di antaranya merupakan siswa, sementara 14,3 juta di antaranya merupakan non-siswa yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Diberitakan sebelumnya, pemerintah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026 dari semula senilai Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Menkeu menjelaskan keputusan itu merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto guna memastikan dana program MBG bisa dikelola dengan lebih efisien. Dia juga sempat memberikan sinyal akan ada penghematan anggaran program MBG lanjutan, meski dia belum merinci detail rencana ke depan. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/img_2801.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi siswa sekolah membawa piring jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) miliknya. (dok Warta Lentera)
]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Jawab Tantangan Iklim, AHY Percepat Pembangunan Giant Sea Wall]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4893-ahy-jawab-tantangan-iklim-percepat-giant-sea-wall</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4893-ahy-jawab-tantangan-iklim-percepat-giant-sea-wall</guid>
                    <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 16:25:10 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Pembangunan megaproyek tanggul raksasa atau Giant Sea Wall sebagai agenda perlindungan pesisir yang lebih luas makin dimatangkan. Itu yang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Pembangunan megaproyek tanggul raksasa atau Giant Sea Wall sebagai agenda perlindungan pesisir yang lebih luas makin dimatangkan. Itu yang ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). </span></p><p class="p1"><span class="s1">Dia mengungkapkan Indonesia mematangkan desain rencana pembangunan Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall. "Indonesia sedang mematangkan rencana pembangunan Giant Sea Wall sebagai bagian dari agenda perlindungan pesisir yang lebih luas, utamanya di wilayah Pantura Jawa. Langkah ini bukan sekadar menghadirkan perlindungan fisik, tetapi juga menjaga denyut nadi kehidupan masyarakat, melindungi mata pencaharian, serta memastikan keberlanjutan ekosistem sosial dan ekonomi di kawasan pesisir,” kata AHY dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/6/2026). </span></p><p class="p1"><span class="s1">AHY mengatakan perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata yang dihadapi Indonesia. Banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, serta ancaman kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah di sejumlah wilayah pesisir memerlukan langkah-langkah mitigasi yang terukur dan berjangka panjang.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Menurut dia, proyek tersebut membuka peluang kolaborasi internasional yang luas, mulai dari rekayasa pesisir, teknologi perlindungan pantai dan penghalang laut, sistem operasi dan pemeliharaan, hingga penelitian dan pengembangan bersama.</span></p><p class="p1"><span class="s1">AHY menegaskan, tantangan global tidak dapat dijawab hanya dengan pernyataan dan niat baik. Dunia membutuhkan langkah-langkah nyata yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. "Kita perlu bergerak dari dialog menuju aksi, dari kerangka kerja menuju proyek nyata, dan dari komitmen menuju hasil yang dapat dirasakan masyarakat,” kata dia.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Sebagai informasi, Proyek giant sea wall merupakan bagian dari rencana jangka panjang pemerintah untuk mengatasi banjir rob, penurunan muka tanah, serta kenaikan permukaan air laut yang semakin mengancam wilayah pesisir, khususnya di Pantai Utara Pulau Jawa.</span></p></p><p>[caption id="attachment_19193" align="alignnone" width="300"]<a href="https://wartalentera.com/ahy-jawab-tantangan-iklim-percepat-giant-sea-wall/img_2799/" rel="attachment wp-att-19193"><img class="size-medium wp-image-19193" src="https://wartalentera.com/wp-content/uploads/2026/06/img_2799-300x200.jpeg" alt="" width="300" height="200" /></a> Master plan Giant Sea Wall. (dok Warta Lentera)[/caption]<p class="p1"><span class="s1">Gagasan pembangunan tanggul laut tersebut telah lama dibahas dan kini kembali didorong seiring meningkatnya risiko perubahan iklim dan tekanan terhadap kawasan pesisir yang padat penduduk dan aktivitas ekonomi tersebut. </span></p><p class="p1"><span class="s1">AHY menyebutkan sekitar 50 juta penduduk tinggal di kawasan tersebut, sehingga diperlukan langkah perlindungan yang komprehensif dari berbagai ancaman lingkungan. Ancaman tersebut antara lain kenaikan muka air laut dan penurunan permukaan tanah yang memperparah risiko banjir rob di sejumlah wilayah, seperti Teluk Jakarta, Semarang, Demak, dan Kendal. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/img_2800.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi tampilan lokasi rencana pembangunan Giant Sea Wall di Jakarta Utara. (dok Warta Lentera)
]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Fantastis! Nilai Tukar USD Tembus Rp18 Ribu]]></title>
                    <link>https://wartalentera.com/news-4892-fantastis-nilai-tukar-usd-tembus-rp18-ribu</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://wartalentera.com/news-4892-fantastis-nilai-tukar-usd-tembus-rp18-ribu</guid>
                    <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 21:47:33 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[WARTALENTERA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan nilai tukar Rupiah yang menembus level Rp18.000 belum mengganggu kemampuan pemerintah membayar]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><p class="p1"><span class="s1">WARTALENTERA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan nilai tukar Rupiah yang menembus level Rp18.000 belum mengganggu kemampuan pemerintah membayar utang. </span></p><p class="p1"><span class="s1">Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/6/2026) menjelaskan kupon surat utang pemerintah bersifat tetap atau fixed rate, sehingga perubahan nilai tukar tidak banyak berpengaruh. Namun, dia mengakui pelemahan nilai tukar Rupiah berdampak pada pembayaran bunga utang pemerintah berdenominasi valuta asing (valas).</span></p><p class="p1"><span class="s1">Hanya saja, kata Purbaya, pergerakan Rupiah saat ini masih dalam kisaran perhitungan pemerintah. "Kuponnya sih konstan. Kalau pembayaran Rupiah kan lewat kuponnya. Cuma pada waktu Rupiah melemah ya meningkatkan dalam Rupiah pembayarannya,” kata Purbaya.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar Rupiah sebesar Rp16.500 per USD dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada saat harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak akibat konflik geopolitik, pihaknya telah melakukan simulasi terhadap nilai tukar Rupiah.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Dia tak merinci skema simulasi yang telah dilakukan. Purbaya hanya menuturkan bahwa fundamental Rupiaj masih di bawah level Rp18.000 per USD yang terjadi saat ini.</span></p><p class="p1"><span class="s1">“Pada dasarnya, fundamental Rupiah berada di bawah level yang sekarang. Lebih kuat dari yang sekarang,” ujarnya.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Terpisah, Bank Indonesia (BI) memastikan terus melakukan intervensi di pasar valas dengan intensitas yang lebih tinggi di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah yang masih berlanjut hingga ke level Rp18.000-an per USD.</span></p><p class="p1"><span class="s1">Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan bahwa bank sentral juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik.</span></p><p class="p1"><span class="s1">“Intervensi yang berkesinambungan akan terus dilakukan secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder,” tegas Destry. (vit)</span></p></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.wartalentera.com/po-content/uploads/2026/06/img_1466.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi mata uang USD. (Foto : Vita Kartono/ Warta Lentera)
]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Novita Amelilawaty]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item></channel></rss>