warta lentera great work
spot_img

Krisis Iklim Ancam Wilayah Indonesia, 2.000 Pulau RI Diprediksi Lenyap pada 2050

Ditambah risiko besar punahnya beberapa spesies endemik.

WARTALENTERA-Krisis iklim bisa ancam wilayah Indonesia, 2.000 pulau RI diprediksi lenyap pada 2050. Kemungkinan itu diungkapkan Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Bondan Andrinayu.

Ia menyoroti, dampak krisis iklim berpotensi besar mengancam wilayah Indonesia, mulai dari bencana hingga potensi punahnya spesies endemik. “Semua dipicu oleh ketidakkonsistenan kebijakan energi nasional. Bencana iklim bukan sekadar panas dan dingin, tapi juga menyebabkan terjadinya bencana,” kata Bondan saat menjadi pembicara di acara dalam workshop ‘Suara Untuk Alam’, di Jakarta, dikutip Selasa (1/7/2025).

Greenpeace, kata Bondan, sangat mewanti-wanti kenaikan permukaan  laut di Pantai Utara Jawa. Hingga, adanya banjir besar yang diprediksi terjadi pada 2050. Kenaikan permukaan laut itu, bisa menyebabkan sebanyak 2.000 pulau lenyap.

“Di tahun 2050, sekitar dua ribu pulau di Indonesia diprediksi akan hilang. Bahkan spesies endemik seperti Komodo juga akan punah karena krisis iklim,” ungkapnya. Kemudian, ia menjelaskan, krisis iklim kini erat kaitannya dengan peningkatan populasi nyamuk akibat suhu tinggi.

Krisis ini juga memicu gangguan pada panen dan mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat luas.  “Polusi udara di Jakarta tahun 2023 adalah salah satu contoh dampak penggunaan energi fosil. Data Kementerian Lingkungan Hidup menyebut 34 persen polusi berasal dari pembakaran batu bara di wilayah sekitar kota,” imbuhnya. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular