warta lentera great work
spot_img

Yuk, Ajak Anak Ikutan Rafting, Ini Persiapannya

Sungai Palayangan di Bandung Barat merupakan salah satu sungai yang 'ramah' anak-anak.

WARTALENTERA – Olahraga rafting atau arung jeram sangat diminati warga metropolitan. Banyak sungai-sungai di sekitar Bandung dan Sukabumi yang memiliki jeram-jeram menantang. Ini beberapa tips aman ajak anak dan keluarga berarung jeram.

Panduan aman rafting di Pangalengan untuk anak-anak menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh para orang tua yang ingin mengenalkan olahraga air itu kepada buah hati mereka. Pangalengan, yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terkenal dengan Sungai Palayangan yang menawarkan petualangan rafting yang seru dan mendebarkan. Namun, penting untuk memastikan keselamatan anak-anak selama kegiatan rafting ini.

Pangalengan menawarkan pemandangan alam yang memukau dengan sungai yang jernih, hutan pinus, dan perkebunan teh yang hijau. Keindahan alamnya membuat pengalaman rafting menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi anak-anak.

Sungai Palayangan memiliki arus yang bervariasi, dari yang tenang hingga yang menantang, tetapi tetap aman untuk kegiatan rafting bersama anak-anak. Instruktur berpengalaman akan memastikan jalur yang diambil sesuai untuk peserta anak-anak. “Jeram yang dilalui tidak terlalu ekstrem, yang pasti tinggi anak harus minimal 120cm agar tidak keperosok ke bawah perahu, nyampe gitu kakinya,” kata Ehen, instruktur rafting Sungai Palayangan, Bandung Barat belum lama ini.

Ehen menjelaskan, sebelum membawa anak-anak untuk rafting, penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Pastikan anak-anak dalam kondisi sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit yang dapat membahayakan mereka selama kegiatan rafting.

“Pastikan anak-anak menggunakan peralatan keselamatan yang sesuai seperti helm, jaket pelampung, dan sepatu air. Peralatan ini harus pas dan nyaman untuk digunakan oleh anak-anak,” kata Ehen.

Anak-anak harus selalu mematuhi instruksi dari instruktur rafting. Instruksi ini meliputi cara mendayung, posisi duduk yang aman, dan bagaimana menghadapi situasi darurat. Selama kegiatan rafting, orang tua harus selalu mengawasi anak-anak mereka. “Pastikan anak-anak selalu berada dalam jangkauan dan tidak terpisah dari grup, harus satu perahu,” ujarnya.

Pastikan anak-anak memenuhi persyaratan usia minimal untuk rafting yaitu 8 tahun dan tinggi minimal 120cm. “Yang paling penting tingginya karena terkait kaki yang harus menapak di dasar perahu,” kata Ehen. Anak-anak juga harus dalam kondisi fisik yang baik dan tidak memiliki masalah kesehatan yang dapat memperburuk keadaan selama rafting.

Pilih waktu yang tepat untuk rafting, seperti pagi atau siang hari, ketika kondisi cuaca cerah dan air sungai lebih tenang. Hindari rafting saat cuaca buruk atau setelah hujan lebat yang dapat meningkatkan arus sungai.

Rafting membantu anak-anak mengembangkan keberanian dan kepercayaan diri. Menghadapi tantangan di sungai dan bekerja sama dengan tim akan meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Rafting adalah kegiatan tim yang memerlukan kerja sama yang baik. Anak-anak akan belajar pentingnya bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. (vit)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular