WARTALENTERA – Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menyatakan hasil imbang 3-3 kontra Bali United patut disyukuri. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang tampil maksimal dalam laga kandang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (15/8/2025).
“Saya mengapresiasi kerja keras pemain selama 90 menit di lapangan. Kita patut mensyukuri hasil imbang yang berbuah satu poin ini,” ujar Hendri usai laga pekan ke-2 BRI Super League 2025-2026.
Pertandingan berlangsung sengit. David Da Silva menjadi bintang bagi Laskar Kie Raha lewat dua golnya di menit ke-25 dan ke-32. Satu gol tambahan datang dari gol bunuh diri Rizky Dwi Febrianto pada menit ke-90+10.
Bali United pun tampil tak kalah agresif. Thijmen Goppel mencetak dua gol di menit ke-23 dan ke-90+1, sementara Irfan Jaya menyumbang satu gol di menit ke-62. Statistik menunjukkan babak pertama berjalan imbang, dengan kedua tim sama-sama mencatatkan empat tembakan dan dua tepat sasaran. Memasuki babak kedua, Bali United lebih dominan dengan empat tembakan (dua tepat sasaran), sementara Malut United hanya tiga tembakan dengan satu tepat sasaran.
“Saya pikir pemain telah bermain bagus dan bisa mengorganisasi permainan dengan baik. Namun, memang ada beberapa kesalahan yang kami buat sehingga lawan bisa mencetak gol,” kata Hendri.
Pelatih kelahiran Bukittinggi itu menegaskan timnya akan melakukan evaluasi. “Kami sudah memiliki data yang dibutuhkan dan akan memperbaiki semuanya. Ke depan, masih banyak PR yang perlu dikerjakan untuk menuai hasil yang lebih baik,” tambahnya.
Hendri juga memuji dukungan luar biasa dari masyarakat Maluku Utara. “Antusiasme mereka sangat tinggi dan itu menjadi tantangan bagi kami untuk membahagiakan mereka semua,” ujarnya.
Dari kubu pemain, bek asli Ternate, Riswan Lauhin, mengaku bangga melakukan debut di tanah kelahirannya. “Bukan hasil maksimal. Tapi ke depan, Insya Allah para pemain akan bekerja lebih keras lagi untuk mendapatkan 3 poin,” katanya.
Lauhin menambahkan, “Saya akui masih banyak kekurangan dari permainan saya. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi.” Sementara itu, pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui Malut United bukan lawan mudah. “Mereka tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja. Semua pemain memiliki kualitas yang baik. Masalahnya, kami terlalu mudah kehilangan bola dan mereka dapat melakukan transisi dengan baik,” ucapnya.
Selanjutnya, Malut United akan bertandang ke markas Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/8/2025), pada pekan ke-3 BRI Super League 2025-2026. (kom)


