warta lentera great work
spot_img

2026, Raksasa Teknologi AS Siap Hengkang dari China

Microsoft, Google, dan Amazon pindahkan produksi perangkat keras dan pusat data.

WARTALENTERA – Raksasa teknologi seperti Microsoft, Amazon, dan Google Bersiap memindahkan produksi produk serta pusat data mereka dari China. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China mendorong ketiga raksasa teknologi itu mempercepat rencana pemindahannya.

Menurut laporan Nikkei yang mengutip sumber industri, dilansir dari Tech Crunch pada Jumat (18/10/2025), ketiga perusahaan raksasa teknologi tersebut tengah berupaya memindahkan produksi perangkat keras dan pusat data mereka ke luar China.

Microsoft menargetkan hingga 80 persen komponen untuk perangkat Surface dan pusat data mereka diproduksi di luar China paling cepat pada tahun 2026.

Langkah ini mencakup pemindahan proses perakitan dan produksi untuk perangkat notebook, server generasi terbaru, bahkan sebagian lini produksi konsol Xbox ke kawasan Asia lainnya. Microsoft juga disebut telah meminta mitra manufakturnya untuk mulai menyiapkan kapasitas produksi di luar China mulai tahun depan.

Amazon Web Services (AWS) turut meninjau ulang ketergantungannya terhadap pemasok asal China, termasuk kemungkinan mengurangi pembelian printed circuit board dari pemasok lama mereka, SYE, untuk pusat data berbasis kecerdasan buatan.

Sementara itu, Google dilaporkan menekan pemasoknya untuk meningkatkan produksi server di Thailand, di mana perusahaan tersebut telah mengamankan beberapa mitra produksi untuk komponen, suku cadang, dan perakitan.

Meski begitu, upaya relokasi ini tidak akan mudah. Nikkei mencatat bahwa luasnya jenis komponen yang dibutuhkan serta kemampuan manufaktur China yang sudah sangat maju menjadi tantangan utama bagi perusahaan teknologi Amerika Serikat.

Langkah ini terjadi di tengah aksi saling balas kebijakan antara Washington dan Beijing, mulai dari tarif impor, pembatasan ekspor komponen penting, hingga larangan penjualan teknologi strategis. Meski demikian, ketiga raksasa teknologi tersebut belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular