warta lentera great work
spot_img

Besok, Puncak Arus Mudik 2026!

Tol Trans Jawa tidak padat, lancar untuk mudik tahun ini.

WARTALENTERA – Ruas tol Trans Jawa terpantau tidak terlalu macet seperti tahun-tahun sebelumnya. Itu diprediksi karena cuti lebaran bersama sudah dimulai jauh hari dan pemudik memanfaatkan diskon tarif tol yang berakhir Senin (16/3/2026) kemarin.

“Tidak terlalu macet dan enak jalannya hanya di pintu masuk Cipali saja agak padat dan beberapa mobil yang pecah ban. Cuman nggak parah banget. Saya rasa ini mudik terlancar dalam beberapa tahun,” kata Astutik, salah satu pemudik dari Jakarta ke Weleri, Jawa Tengah.

Terpantau rest area juga tidak sepadat biasanya saat mudik lebaran. Rest area besar seperti Rest Area Waleri KM379 A Kendal, Jawa Tengah juga lancar dan tidak padat kendaraan. Dapat dikatakan cukup nyaman.

Tim wartalentera.com yang ikut jalur mudik berangkat sejak jam 7 pagi dari Jakarta, sudah sampai Semarang pukul 13.00 dan diprediksi sampai Surabaya pukul 17.30. Total Jakarta-Surabaya dengan 2x pemberhentian hanya 10-11 jam. Sesuatu yang sulit dicapai di musim mudik beberapa tahun ini.

Rabu (18/3/2026) Puncak Arus Mudik

Ternyata, ada peningkatan volume lalulintas sejak 11 Maret 2026 kemarin. Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat peningkatan volume lalu lintas (lalin) di lima Ruas Tol Regional Nusantara sejak H-10 hingga H-5 Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 atau 11-16 Maret 2026.

Secara keseluruhan, total volume lalin tercatat sebanyak 1.105.481 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 0,82 persen dari total volume lalin normal yaitu 1.096.471 kendaraan.

Arus kendaraan pemudik dari arah barat, yang masuk ke Kota Semarang, Jateng, melalui Gerbang Tol Kalikangkung, Selasa pagi (17/3/2026) rata-rata mencapai 1.300 kendaraan per jam.

Berdasarkan data trafik kendaraan dari Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung Semarang, jumlah kendaraan yang masuk ke Semarang, Selasa (17/3/2026) pukul 06.00-10.00 WIB sebanyak 5.592 kendaraan.

Sebaliknya, trafik kendaraan yang menuju ke arah timur pada periode yang sama sebanyak 2.731 kendaraan. Trafik kendaraan dari arah timur masuk ke GT Kalikangkung selama tiga jam itu rata-rata di kisaran 650 kendaraan per jam.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik Lebaran 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol M Pratama Adhyasastra sebelumnya menyampaikan berbagai skenario untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang telah disiapkan.

Apabila situasi normal seperti dengan jumlah trafik di bawah 2.000 kendaraan per jam, maka akan tetap difungsikan normal dengan petugas tetap berjaga di dalam.

Namun, apabila terjadi kendaraan padat, dengan jumlahnya mencapai 3.000 kendaraan per jam, maka akan disiapkan tujuh gardu satelit dan petugas pelaksanaan patroli untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan yang semakin tinggi.

Jika terjadi kondisi darurat, ketika jumlah trafik di atas 3.000 kendaraan per jam selama tiga jam berturut-turut, dan kecepatan sudah di bawah 20 km/jam maka disiapkan perlakuan satu arah (one way) lokal.

Adapun pelaksanaan petugas akan menunggu instruksi dari Dirlantas Polri. Pelaksanaan kegiatan one way lokal ditujukan untuk mengurai kendaraan dari Km 422 ke Km 442 Bawen.

“Kami mengantisipasi dengan melaksanakan one way lokal apabila terjadi kemacetan di wilayah Kota Semarang, untuk ditarik sampai dengan ke arah Bawen,” katanya.

Puncak arus mudik diperkirakan mulai 18 Maret 2026, dengan kepadatan lalu lintas diperkirakan akan dimulai dari Km 70 ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek, sampai dengan Km 421 ruas Jalan Tol Semarang menuju Solo. (vit)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular