WARTALENTERA-Satu keluarga asal Bekasi tewas di Tol Pejagan, niat mudik pupus sudah. Kecelakaan di arus mudik Lebaran kembali terjadi dan menewaskan satu keluarga, Kamis (19/3/2026). Insiden laka lantas itu melibatkan mobil minibus Calya dengan bus di jalur Tol Pejagan Tegal, KM.290 B, Jawa Tengah, mengakibatkan lima orang meninggal dunia.
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Tegal Ajun Komisaris Polisi Bharatungga Dgaruning Pawuri mengatakan, dugaan sementara, kecelakaan tersebut disebabkan pengemudi mobil Calya mengantuk. “Hasil olah TKP di lokasi kejadian tidak ditemukan bekas pengereman dari mobil minibus,” katanya kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
Kecelakaan tersebut mengakibatkan kondisi mobil minibus yang ditumpangi dari Bekasi itu mengalami ringsek pada bagian depan, sedangkan bus Agra Mas mengalami kerusakan pada bagian belakang. Korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu adalah sopir mobil Calya bernama Gunawan (43), Devi Agustina (34), dan dua anak masing-masing Nafisah Meisaroh (12) dan Narendra Dewan Gaozan (9), semuanya warga Bekasi, Jawa Barat.
Kemudian, seorang balita berusia 3 tahun bernama Nuriel Arshaka Sachio kondisinya sempat kritis dan dievakuasi ke Rumah Sakit Siaga Medika, Pemalang. Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra Setiawan, mengatakan, satu korban kecelakaan tol tersebut, akhirnya meninggal dunia.
Korban laka balita, Murel Arshaka Sachid (3) menghembuskan nafas terakhir pada pukul 16.35 WIB. “Korban balita yang berusia 3 tahun dalam kondisi kritis, akhirnya dinyatakan meninggal oleh dokter, tadi sore sekitar pukul 16 35,” kata Indra Setiawan.
Dengan meninggalnya balita tersebut, seluruh penumpang dalam kendaraan yang mengalami kecelakaan dipastikan tidak ada yang selamat. Jenazah korban kemudian langsung ditangani pihak rumah sakit sebelum dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan bersama anggota keluarga lainnya.
“Dari pihak RS langsung memberikan perawatan jenazah korban kemudian dibawa ke keluarganya di Desa Peron Petarukan, untuk dimakamkan,” kata Indra Setiawan. Sebelumnya, empat korban lain telah lebih dulu dinyatakan meninggal dunia dan dipulangkan ke kampung halaman di Dusun Peron, Kelurahan Petarukan, Petarukan, Kabupaten Pemalang.
Diberitakan sebelumnya, empat orang tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Tol Pejagan – Pemalang KM 290 +700 wilayah Kabupaten Tegal, Kamis (19/3/2026). Korban merupakan keluarga pemudik asal Kabupaten Bekasi yang hendak menuju Dusun Peron Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang.
Diketahui, kecelakaan maut yang melibatkan mobil toyota Calya dengan nopol B 2399 FFR dengan Bus Agra Mas dengan nopol T 7266 DA di KM 290 +700 itu terjadi sekitar pukul 05.33 WIB. Kasatlantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, mengatakan, saat itu, Bus Agra Mas berhenti di lajur darurat untuk mengecek kondisi ban dengan lampu hazard menyala.
Namun, dari arah belakang, mobil Toyota Calya yang dikemudikan Gunawan diduga oleng ke kanan hingga masuk ke jalur darurat dan langsung menabrak bagian belakang bus. Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat pengemudi mobil mengantuk.
Hal itu diperkuat dengan tidak ditemukannya tanda pengereman. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman.
Kasatlantas mengimbau kepada para pemudik agar waspada dan berhati-hati saat mengemudi di jalan tol karena saat ini arus lalu lintas cukup padat dan ramai. “Kami mengimbau pada pengemudi kendaraan agar berhati-hati dan waspada. Jika, kondisi badan sudah lelah, kami berharap segera beristirahat di rest area dulu,” tuntasnya. (sic)


