warta lentera great work
spot_img

The Hostage’s Hero Tayang di 2 April 2026

Diangkat dari kisah nyata pembebasan kapal tangker MT Pematang milik Pertamina yang dibajak kelompok perompak Jalaludin.

WARTALENTERA – Awal April nanti akan ada film yang mengangkat kisah nyata dari TNI Angkatan Laut, The Hostage’s Hero.

Film yang bakal tayang di XXI bioskop itu mengusung tema besar “Duty, Honor, and Love: Ketika Laut Memanggil, Mereka Harus Memilih.” Film tidak hanya menampilkan sisi militer yang gagah, tetapi juga menyuguhkan kisah humanis para prajurit.

Film The Hostage’s Hero terinspirasi dari peristiwa pembebasan 36 sandera kapal MT Pematang dari aksi pembajakan di Selat Malaka pada tahun 2004 oleh prajurit KRI Karel Satsuitubun-356.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul menegaskan, film itu bertujuan mengenalkan masyarakat pada tugas mulia TNI AL. “Di satu sisi, TNI AL selalu siaga menjaga perairan Indonesia. Namun di sisi lain, para prajurit juga manusia biasa yang memiliki keluarga, istri, dan anak yang mereka tinggalkan ketika bertugas,” jelasnya dalam satu kesempatan.

Selain menyampaikan pesan patriotisme, The Hostage’s Hero juga sarat nilai budaya dan edukasi bela negara. “Kami ingin film ini memotivasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mencintai Indonesia,” tambah Tunggul.

Film yang dijadwalkan tayang 2 April 2026 itu turut diperankan oleh sejumlah artis ternama tanah air, seperti Yama Carlos, Rifky Balweel, Aditya Herpavi, Choky Sitohang, Asri Welas, Robert Chaniago, hingga Ritassya Wellgreat.

Secara singkat sinopsis dari The Hostage’s Hero  berawal dari naiknya kasus pembajakan kapal di Selat Malaka menjadi perhatian dunia (International Maritime Bureau). Demi menjaga kedaulatan perairan dan nama baik Indonesia di dunia, Letkol Taufiq (Donny Alamsyah) yang sedang dalam misi perjalanan ke Eropa dengan KRI Dewa Ruci diutus untuk kembali ke tanah air dan memimpin misi patroli di perairan Selat Malaka sebagai komandan KRI Karel Satsuitubun (KRI KST 356).

Para prajurit dan awak terpilih perlu melakukan kesiapan sebelum menjalankan misi. Ditengah misi mereka, kapal tangker MT Pematang milik Pertamina menjadi sasaran pembajakan oleh kelompok perompak Jalaludin (Rifky Balweel). Ketika laut memanggil, mereka harus memilih. Keluarga di rumah atau tugas menjaga kedaulatan negara.

Proses pengambilan gambar perdana dilakukan di KRI Dewaruci, Koarmada II, Surabaya, Jumat (12/9/2025). Take scene pertama itu dibuka resmi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Ketua Umum Jalasenastri, Fera Muhammad Ali, serta Executive Producer PT Iswara Rumah Kreasi Nusantara, Irza.

Tidak hanya menghadirkan drama emosional, film ini juga dikemas dengan aksi menegangkan dan visual epik dari berbagai lokasi, termasuk Pantai Baruna, Pangkalan Militer TNI AL, KRI Karel Satsuitubun-356, hingga Markas Besar TNI AL.

Dengan suguhan kisah patriotik sekaligus humanis, The Hostage’s Hero diharapkan mampu menjadi tontonan inspiratif yang menyentuh hati, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap pasukan laut penjaga kedaulatan negeri. (vit)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular