WARTALENTERA – Indonesia memainkan peran penting dalam eradikasi penyakit polio di dunia lewat produksi vaksin Biofarma. Bahkan, sejak vaksin polio produksi Biofarma disetujui penggunaannya oleh WHO pada 2000 lalu dan dinyatakan memenuhi standar internasional, sebanyak 1 miliar dosis telah dikirimkan ke lebih dari 35 negara di dunia.
Dibantu dukungan dari Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF), pabrik Biofarma di Bandung, Jawa Barat telah banyak melakukan pengembangan dan produksi vaksin polio. “BMGF telah membantu Biofarma hampir 100 juta dolar Amerika Serikat untuk mengembangkan infrastruktur yang dibutuhkan dalam memproduksi vaksin polio. Produksi kami ini ditujukan untuk memasok vaksin polio ke seluruh dunia,” ucap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (26/11/2024).
Hal itu diungkapkan, usai kunjungannya bersama dengan President of the Global Development Division Christopher Elias memantau langsung proses produksi vaksin, salah satunya vaksin polio di pabrik Biofarma. Menkes menambahkan, kerja sama dengan BMGF sangat berarti bagi Indonesia, terutama dalam upaya memastikan ketersediaan vaksin polio yang aman dan berkualitas tinggi untuk melindungi anak-anak Indonesia dari risiko kecacatan dan kematian akibat polio.
“Terima kasih untuk kontribusi yang telah diberikan untuk Indonesia dan Biofarma,” imbuhnya. Lebih lanjut, Menkes menjelaskan, dukungan dari BMGF tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan global terkait eradikasi polio dan penyakit-penyakit lainnya.
Christopher Elias turut menyampaikan rasa bangganya atas kerja sama yang terjalin antara BMGF dan Pemerintah Indonesia melalui Biofarma, terutama dalam pengembangan dan produksi vaksin polio. Menurutnya, Indonesia telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam pengembangan vaksin, termasuk vaksin polio.
“The Gates Foundation sangat bangga dengan kerja sama ini, saat ini saya memimpin Global Polio Eradication Initiative, dalam upaya kami untuk memberantas polio di seluruh dunia. Kita sangat tergantung dengan vaksin yang dibuat oleh Biofarma,” akunya.


