WARTALENTERA – Polisi telah mendalami kecelakaan maut truk tronton yang menabrak 6 kendaraan dan menyebabkan 2 orang tewas di lampu merah Slipi, Selasa (26/11/2024) lalu. Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, kepada wartawan, Kamis (28/11/2024), diduga sopir truk tronton, Ade Zakarsih (45), mengalami microsleep.
Diduga sopir sempat tertidur hingga kecelakaan maut akhirnya terjadi. “Iya (microsleep), tahu-tahu sedang mengemudi, less (tertidur) gitu,” jelas Ruslani.
“Menurut pengakuan (sopir), ‘Saya tidur jam 3 (dini hari), Pak’. Kemudian mulai mengemudikan truk ini membawa barang-barang kurang lebih 04.30 menuju Tangerang,” katanya, menirukan ucapan sang sopir truk maut itu.
Lebih lanjut, polisi juga mengungkap bahwa korban sempat terseret 30 meter setelah dihantam truk tersebut. Akibat kecelakaan ini menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya terluka.
“Kurang lebih (terseret) 30 meter paling jauh. Ada yang terlempar,” beber Ruslani lagi.
Di sisi lain, Ade mengaku sempat syok dan stress setelah menyebabkan kecelakaan maut. Ia pun menyesalinya dan berjanji akan bersikap kooperatif menjalani proses hukum.
Sebagai informasi, dua korban tewas adalah pria berinisial A (34) asal Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) dan korban inisial A (36) berasal dari Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim). Korban kedua ini sempat dilarikan ke rumah sakit akibat luka parah, tetapi nahas nyawanya tidak tertolong.
“Korban kecelakaan yang dinyatakan meninggal dunia antara lain A mengalami luka di bagian kaki terpisah dari badan. Korban yang meninggal di RS Pelni A dengan luka di bagian kepala dan kaki,” beber Ruslani, sehari sebelumnya. (sic)


