warta lentera great work
spot_img

Dimulai Hari Ini, Cek Kesehatan Gratis Dibatasi 30 Kuota

Anak-anak sekolah baru bisa mendapatkannya pada Juli mendatang.

WARTALENTERA – program cek kesehatan gratis (CKG) Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dimulai serentak hari ini. Masyarakat bisa mengaksesnya di puskesmas terdekat, dengan terlebih dulu mendaftar online melalui aplikasi SATUSEHAT mobile (dahulu Peduli Lindungi) atau offline bagi wilayah yang kesulitan internet.

Kendati demikian, cek kesehatan gratis ini belum bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes RI, Maria Endang Sumiwi, mengatakan anak-anak sekolah yakni SD, SMP, dan SMA baru bisa mendapatkannya di bulan Juli mendatang.

Program Cek Kesehatan Gratis ini dibagi menjadi 3 jenis, yakni CKG Ulang Tahun, CKG Sekolah, dan CKG Khusus.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini berbagai penyakit, serta menekan angka kecacatan dan kematian akibat kondisi medis yang tidak terdeteksi sejak awal.

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini dimulai hari ini, Senin (10/2/2025), tersedia di puskesmas serta klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Program ini terbuka bagi seluruh kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia.

Setiap puskesmas diberikan masing-masing 30 kuota. Hal ini sebagai siasat menghindari ‘overload’ antrean pemeriksaan.

“Kita tetapkan kuota maksimal pendaftaran digital 30 per hari, melalui SATUSEHAT mobile,” kata Maria.

Pemerintah memastikan pemeriksaan dilakukan secara bertahap berdasarkan kategori usia guna mendapatkan hasil yang lebih akurat. Untuk memanfaatkan layanan ini, peserta harus terdaftar dalam BPJS Kesehatan dan mengikuti prosedur berikut:

  1. Mendaftar atau mengaktifkan BPJS kesehatan Warga yang belum memiliki keanggotaan BPJS Kesehatan dapat mendaftar melalui kantor BPJS terdekat atau secara daring untuk bisa mendapatkan pemeriksaan gratis ini.
  2. Mengunduh dan mendaftarkan akun di aplikasi SATUSEHAT mobile Selain menjadi peserta BPJS, warga perlu mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile untuk mendapatkan informasi mengenai jadwal pemeriksaan serta mengakses kuesioner skrining kesehatan.
  3. Menentukan jadwal pemeriksaan Pemilihan tanggal pemeriksaan dapat dilakukan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile atau melalui layanan WhatsApp Chatbot BPJS Kesehatan.
  4. Menerima pengingat jadwal melalui WhatsApp. Setelah jadwal ditentukan, peserta akan mendapatkan pesan pengingat melalui WhatsApp pada beberapa waktu sebelum ulang tahun, yaitu: 30 hari sebelum ulang tahun, 7 hari sebelum ulang tahun, 1 hari sebelum ulang tahun, pada hari ulang tahun.
  5. Mengisi kuesioner skrining kesehatan Tujuh hari sebelum ulang tahun, peserta akan mendapatkan kuesioner skrining kesehatan yang harus diisi melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile untuk membantu tenaga medis dalam pemeriksaan nantinya.
  6. Menerima tiket pemeriksaan di aplikasi Setelah menyelesaikan kuesioner, tiket pemeriksaan kesehatan gratis akan muncul di aplikasi SATUSEHAT Mobile dan harus ditunjukkan saat melakukan pemeriksaan.
  7. Mengunjungi fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS Pada hari pemeriksaan, peserta harus datang ke fasilitas kesehatan yang telah dipilih sebelumnya dengan membawa beberapa dokumen, seperti: KTP, KIA, atau Kartu Keluarga sebagai identitas diri Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) untuk balita dan anak prasekolah.

Bagi warga yang tidak memiliki gadget dan akses internet, staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan Kemenkes Setiaji mengatakan masyarakat bisa langsung datang ke puskesmas.

“Jadi ada satu cara lain, khususnya bagi yang sama sekali tidak memiliki HP, yaitu bisa langsung datang ke puskesmas dengan membawa identitas KTP,” kata Setiaji. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular