warta lentera great work
spot_img

Penderita Asam Urat Dianjurkan Konsumsi Makanan Ini, Hindari Kambuh!

WARTALENTERA-Asam urat menjadi salah satu penyakit sendi yang umum dikeluhkan, terutama pada orang dewasa dan lanjut usia. Untuk membantu mengontrol kadar asam urat dalam tubuh, para ahli kesehatan menyarankan penderita untuk memperhatikan pola makan secara ketat, termasuk memilih makanan yang tepat.

Asam urat terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di persendian yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan rasa panas. Penyebab utamanya adalah tingginya kadar purin dalam darah, senyawa yang dapat berasal dari makanan dan minuman tertentu.

Jenis Makanan yang Aman dan Dianjurkan

Berikut adalah sejumlah makanan yang direkomendasikan bagi penderita asam urat:

  1. Buah-buahan rendah purin
    Terutama ceri, stroberi, apel, dan pisang. Ceri dipercaya mampu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi risiko serangan kambuh.
  2. Sayuran hijau
    Bayam, brokoli, dan timun aman dikonsumsi karena mengandung serat tinggi yang membantu proses detoksifikasi asam urat. Namun tetap dalam jumlah moderat, terutama untuk bayam.
  3. Karbohidrat kompleks
    Nasi merah, roti gandum, dan ubi termasuk pilihan karbohidrat sehat yang dapat dikonsumsi penderita asam urat karena rendah purin.
  4. Susu rendah lemak
    Produk susu rendah lemak seperti yogurt dan keju dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah.
  5. Air putih
    Mengonsumsi air putih minimal 8–10 gelas per hari dapat membantu membuang kelebihan asam urat melalui urin.
  6. Kacang-kacangan tertentu
    Kacang almond dan kenari bisa menjadi sumber protein nabati yang lebih aman dibandingkan daging merah.

Makanan yang Harus Dihindari

Sebaliknya, penderita asam urat harus membatasi atau menghindari makanan tinggi purin seperti:

  • Jeroan (hati, ginjal, usus)
  • Daging merah dan daging olahan
  • Makanan laut (sarden, teri, kerang)
  • Minuman beralkohol dan tinggi fruktosa
  • Makanan cepat saji dan tinggi lemak jenuh

Pentingnya Konsultasi Medis

Pakar kesehatan menyarankan penderita asam urat untuk berkonsultasi secara rutin dengan dokter atau ahli gizi untuk menyusun pola makan seimbang. Pengaturan pola makan yang tepat terbukti dapat mengurangi frekuensi kekambuhan dan memperbaiki kualitas hidup penderita.

“Diet rendah purin adalah salah satu kunci utama dalam manajemen asam urat jangka panjang,” ujar dr. Rina Mulyani, spesialis gizi klinik.

Menerapkan gaya hidup sehat dengan memperhatikan asupan makanan bisa menjadi cara alami untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil. Dengan menghindari makanan pemicu dan memilih asupan yang tepat, penderita asam urat bisa tetap menjalani aktivitas harian dengan nyaman tanpa gangguan nyeri sendi. (kom)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular