warta lentera great work
spot_img

Banjir Bandang dan Tanah Longsor di India Telan 30 Korban Jiwa

Kebanyakan tewas akibat tertimbun tanah longsor.

WARTALENTERA-Banjir bandang dan tanah longsor akibat hujan monsun yang deras selama dua hari terakhir di wilayah timur laut India menewaskan sedikitnya 30 orang. Melansir dari Hurriyet Daily, Senin (2/6/2025), otoritas manajemen bencana negara bagian mengatakan, delapan orang tewas di Assam, dan sembilan di Arunachal Pradesh.

“Banyak dari mereka tewas akibat tanah longsor yang dipicu guyuran hujan deras. Lima orang lainnya juga tewas akibat tanah longsor di negara bagian Mizoram,” kata otoritas setempat.

Melansir CNA, Senin (2/6/2025), para pejabat mengatakan, bahwa enam orang tewas di Meghalaya dan sedikitnya dua lainnya di negara bagian Nagaland dan Tripura. Peringatan siaga merah telah dikeluarkan untuk beberapa distrik di wilayah tersebut setelah hujan deras tanpa henti selama tiga hari terakhir.

Sungai-sungai meluap akibat hujan deras, termasuk sungai besar Brahmaputra, yang berhulu di Himalaya dan mengalir melalui timur laut India menuju delta di Bangladesh, meluap di seluruh wilayah. Militer India mengatakan, telah menyelamatkan ratusan orang “dalam operasi penyelamatan besar-besaran” di seluruh negara bagian Manipur.

“Orang-orang telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Makanan, air, dan obat-obatan penting telah disediakan,” jelas Kepala Menteri Negara Bagian Meghalaya Conrad K Sangma, telah memerintahkan para pejabat untuk tetap waspada.

Terutama di daerah yang rawan longsor dan dataran rendah. Puluhan orang meninggal setiap tahun selama musim hujan akibat banjir bandang dan tanah longsor di seluruh India, negara berpenduduk 1,4 miliar orang.

Musim hujan tahunan India dari bulan Juni hingga September menawarkan jeda dari teriknya musim panas dan sangat penting untuk mengisi kembali persediaan air, tetapi juga membawa kematian dan kehancuran yang meluas. Asia Selatan semakin panas dan dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami perubahan pola cuaca, tetapi para ilmuwan tidak jelas tentang bagaimana sebenarnya planet yang memanas memengaruhi musim hujan.

Bulan lalu, ibu kota keuangan India, Mumbai, dilanda hujan monsun yang dimulai dua minggu lebih awal dari biasanya, yang paling awal dalam hampir seperempat abad, menurut peramal cuaca. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular