WARTALENTERA – Peran aktif kader posyandu di bidang kesehatan sangat krusial dalam mencegah stunting, meningkatkan status gizi anak, serta membangun kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ditengah masyarakat. Posyandu sendiri merupakan garda terdepan layanan terpadu bagi masyarakat yang berfokus pada kesehatan ibu, bayi, dan balita.
Sebagai bentuk kontribusi aktif terhadap penguatan sistem pelayanan kesehatan dasar, khususnya di sekitar wilayah BSD City, Tangerang, Sinarmas Land menginisiasi program Sehat Bersama Posyandu.
Pada tahap awal, program ini diimplementasikan melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu 2025 (batch 2) yang merupakan kelanjutan program dari batch pertama yang telah dilaksanakan pada 2024.
Workshop yang dilaksanakan selama dua hari pada 11-12 Juni 2025, ini diikuti 159 Kader Posyandu dari 53 Posyandu yang tersebar di tujuh desa. Diantaranya adalah Jatake, Kadu Sirung, Pagedangan, Cijantra, Cicalengka, Situ Gadung, serta Lengkong Kulon yang berada di wilayah Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Para Kader Posyandu dari tujuh desa ini setiap bulannya melayani hampir 2.000 penerima manfaat (ibu, bayi, dan balita).
Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu 2025 juga berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, Puskesmas Pagedangan, Yayasan Bumi Pertiwi Asri (BPA), serta para bidan dan perangkat desa setempat.
Managing Director President Office Sinarmas Land, Dony Martadisata, mengatakan bahwa selain meningkatkan kapasitas kader posyandu, workshop ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat kolaborasi dan pemberdayaan kader sebagai pilar penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat khususnya di sekitar wilayah BSD City.
“Kader Posyandu adalah penghubung pertama antara masyarakat dan layanan terpadu khususnya kesehatan. Jika mereka dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, maka upaya pencegahan stunting, peningkatan gizi anak, dan edukasi perilaku hidup bersih akan jauh lebih efektif. Inilah kenapa kami memprioritaskan program ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat di sekitar BSD City,” tuturnya dalam keterangan yang dikutip Rabu (18/6/2025).
Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu 2025 ini menghadirkan sejumlah pemateri seperti Dr. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS yang membahas optimalisasi peran kader kesehatan melalui keterampilan kader serta pencegahan stunting; dr. H. Achmad Muchlis, MARS yang menyampaikan strategi pendekatan untuk peningkatan partisipasi masyarakat di Posyandu; Fachrul Rozi S.Sos, M.Si yang memaparkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui model Posyandu hijau dan berkelanjutan; dr. Hendra Tarmizi, MARS yang menyoroti peran keluarga dalam meningkatkan tumbuh kembang balita; serta Holi Minihanova yang memberikan sosialisasi dan edukasi tentang Sentra Edukasi dan Kelola Lingkungan Bersih & Asri (SELARAS) Ecosystem.
Melalui program Kontribusi Membangun Negeri, Sinarmas Land berkomitmen menjalankan berbagai inisiatif sosial berkelanjutan yang mencakup lima pilar utama, yaitu Pendidikan, Lingkungan, Ekonomi, Kesehatan dan Olahraga, serta Sosial-Budaya.
Seluruh program ini dihadirkan untuk menciptakan dampak positif dan nyata bagi masyarakat serta lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan. (inx)


