warta lentera great work
spot_img

Polres Cianjur Selidiki Kecelakaan Tunggal Tewaskan Kepala Desa dan Keluarganya

WARTALENTERA – Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, tengah mendalami penyebab kecelakaan tunggal tragis yang menewaskan tiga orang dan melukai satu lainnya di Jalan Raya Sindangbarang–Naringgul, Minggu (22/6/2025). Kecelakaan tersebut melibatkan satu keluarga, termasuk Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta.

Kapolsek Sindangbarang AKP Dadang Rustandi menyampaikan bahwa berdasarkan dugaan sementara, penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mengalami kantuk. “Tiga orang meninggal dunia atas nama Kepala Desa Mekarsari Teguh Peryata, istrinya Lia Patmawati, dan anaknya Ziozian Perdita. Sedangkan korban luka berat atas nama Alsip Wijaya langsung dibawa ke RSUD Cianjur,” jelasnya di Cianjur.

Insiden itu bermula saat mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor polisi F 1577 WZ yang dikemudikan oleh Lia Patmawati melaju dari arah Sindangbarang menuju Agrabinta. Ketika tiba di wilayah Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, kendaraan tersebut mendadak hilang kendali dan menabrak pohon besar di tepi jalan.

Benturan keras membuat Lia dan suaminya Teguh meninggal di lokasi kejadian. Sementara sang anak, Ziozian yang baru berusia 3 tahun, sempat mendapat pertolongan di puskesmas setempat sebelum akhirnya meninggal dunia. Korban luka berat, Alsip Wijaya, langsung dirujuk ke RSUD Cianjur untuk penanganan lebih lanjut.

“Untuk korban luka setelah sempat mendapat pertolongan medis di puskesmas setempat, langsung dirujuk ke RSUD Cianjur karena harus mendapat pertolongan medis serius. Sedangkan korban meninggal sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan,” tambah AKP Dadang.

Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Polres Cianjur bersama jajaran melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur. “Selanjutnya kasus laka tunggal yang menimpa Kepala Desa Mekarsari dilimpahkan ke Unit Gakum Satlantas Polres Cianjur,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara yang melakukan perjalanan jauh, agar lebih waspada dan tidak memaksakan diri saat merasa lelah. Istirahat sejenak dianggap lebih bijak untuk menghindari kecelakaan fatal. “Kami mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memaksakan berkendara saat tubuh lelah,” tutupnya. (kom)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular