warta lentera great work
spot_img

BGN Rancang Pola Pemberian MBG Selama Libur Sekolah

WARTALENTERA – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah merancang petunjuk teknis pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) saat libur sekolah, menyusul sorotan publik terhadap penyaluran MBG dalam bentuk bahan mentah di Tangerang Selatan, Banten.

Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Kepala BGN bidang Komunikasi, Redy Hendra Gunawan, dalam pernyataannya kepada media di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, Minggu (22/6/2025).

“Kami belum membuat satu kebijakan, tetapi kami dalam pekan depan akan melakukan rapat pimpinan dan akan membuat desain terkait dengan pemberian Makan Bergizi Gratis pada saat libur sekolah,” ujar Redy.

Ia mengakui bahwa BGN hingga saat ini memang belum menerbitkan kebijakan khusus ataupun larangan terkait distribusi MBG dalam bentuk bahan makanan mentah. Ia menyebut langkah tersebut sebagai inisiatif baik dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tangerang Selatan. “Artinya kejadian yang ada di Tangerang Selatan itu memang murni inisiatif yang baik sebetulnya dari kepala SPPG untuk mengantisipasi libur sekolah,” ujarnya.

Redy juga menjelaskan bahwa BGN sebelumnya telah melakukan uji coba pemberian MBG meskipun sekolah sedang libur, dengan tetap menjalankan budaya makan bersama di sekolah. “Jadi walaupun libur, itu siswanya tetap ke sekolah untuk mengambil makanan, atau makan bersama, tetapi di beberapa sekolah di daerah tertentu tidak bersedia. Nah ini kami sedang mengkaji,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Yasmit Ciputat Timur, A. Basiro, membenarkan bahwa pihaknya memang mendistribusikan MBG dalam bentuk bahan mentah kepada ribuan siswa di 18 sekolah, dari tingkat PAUD/TK hingga SMA sederajat. “Ya, kita didistribusikan terhadap 4.075 siswa dalam bentuk mentah itu agar dapat dibawa pulang atau disimpan siswa lebih lama,” kata Basiro.

Ia menyebut, pendistribusian makanan mentah bertujuan menyesuaikan dengan kondisi libur sekolah dan menjelang class meeting, agar manfaat program MBG tetap dapat dirasakan oleh siswa di rumah.

Program MBG yang digagas pemerintah bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa dan mendorong budaya makan sehat bersama di lingkungan pendidikan. Namun, dinamika lapangan saat musim liburan menuntut adanya adaptasi kebijakan agar program tetap tepat sasaran dan efektif. (kom)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular