BYD Siap Rambah Pasar Kei Car, Mulai Ekspor ke Jepang 2026

Reporter : Sicillia Tan
BYD siap masuk pasar mobil mungil khas Jepang. (Thinker Car via X)

WARTALENTERA-Raksasa otomotif asal China, BYD, bersiap rambah salah satu segmen pasar otomotif yang belum pernah disentuhnya, yaitu pasar mobil mungil khas Jepang yang dikenal sebagai kei car. Mobil listrik kei car BYD ini diperkirakan mulai diekspor dari China ke Jepang pada akhir 2026.

Melansir Arena EV, Senin (19/5/2025), bocoran foto prototipe menunjukkan BYD tengah berada di tahap pengembangan lanjutan untuk menghadirkan mobil listrik kei car yang dirancang khusus sesuai regulasi ketat di Jepang. Kei car merupakan segmen unik dalam sistem transportasi Jepang.

Baca juga: Chery QQ3 EV, Kendaraan Listrik Paling Diincar Konsumen Indonesia

Kendaraan ini berukuran kecil dan berbentuk kotak, dirancang untuk menyesuaikan dengan jalan-jalan kota yang sempit serta area parkir terbatas. Agar bisa diklasifikasikan sebagai kei car, kendaraan harus memiliki dimensi maksimal panjang 340 cm, lebar 148 cm, dan tinggi 200 cm, serta tenaga mesin tidak lebih dari 64 daya kuda.

Sebagai imbalannya, pemilik kei car menikmati pajak lebih rendah dan kemudahan peraturan parkir. Meski pajaknya sempat beberapa kali naik, kei car tetap populer dan menyumbang sekitar 35 persen dari total penjualan mobil baru di Jepang.

Baca juga: Yuk, Intip Denza Seri Terbaru yang Segera Rilis!

Berbeda dengan produsen asing lain yang hanya menyesuaikan mobil kecil yang sudah ada, BYD tampaknya mengembangkan platform kendaraan listrik baru yang sepenuhnya dirancang untuk standar kei Jepang. Bocoran gambar memperlihatkan prototipe BYD berukuran mungil dengan desain khas kei car, termasuk pintu geser di bagian belakang dan dua pilar depan yang memungkinkan ruang kabin lebih lega dalam dimensi terbatas.

Informasi yang beredar di Tiongkok menyebutkan, mobil listrik mini BYD ini akan dibekali baterai 20 kWh dengan jarak tempuh sekitar 180 kilometer berdasarkan uji WLTC. Mobil ini juga diperkirakan mendukung pengisian cepat hingga 100 kW dan dilengkapi sistem pemanas dan pendingin hemat energi berbasis pompa panas. (sic)

Baca juga: Bebas Gage, Pemilik EV di Jakarta Juga Masih Bebas Pajak Kendaraan

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru