BPBD Jakarta Mulai Berlakukan Tanggap Darurat, Salurkan Bantuan untuk Ribuan Pengungsi Kapuk Muara

Reporter : Sicillia Tan
Kebakaran di Kapuk Muara, Jakarta Utara. (Antara)

WARTALENTERA-Mekanisme tanggap darurat mulai diberlakukan BPBD DKI Jakarta, dengan menyalurkan bantuan bagi ribuan pengungsi kebakaran di Kapuk Muara, Jakarta Utara. Kebakaran besar yang terjadi di kawasan padat penduduk di Jln. Gang Damai No. 05, RT 017/RW 004, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (6/6/2025) menyebabkan ribuan warga mengungsi.

Kebakaran menghanguskan kurang lebih 500 unit rumah semi permanen yang berada di kawasan padat tersebut. Selain itu, 3 unit lapak warung serta 1 unit gudang turut terdampak dalam kejadian ini.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras Sejak Pagi, 123 RT dan Sembilan Ruas Jalan Tergenang Air

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran berdampak besar terhadap warga, dengan jumlah pengungsi sementara tercatat sebanyak kurang lebih 400 kepala keluarga atau sekitar 2.000 jiwa.

Para pengungsi saat ini ditampung di tenda pengungsian yang didirikan di lahan milik PT DHI, dan kebutuhan dasar warga terdampak mulai disalurkan. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan pihaknya mengaktifkan mekanisme tanggap darurat untuk menjamin kebutuhan dasar para pengungsi dapat segera terpenuhi.

"Kami memastikan bantuan logistik yang diberikan mencakup kebutuhan paling mendesak, termasuk air minum, perlengkapan anak, serta kebutuhan keluarga dan hunian sementara. Kami juga terus berkoordinasi dengan lintas sektor agar penanganan berjalan efektif,” jelas Isnawa, dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/6/2025).

Baca juga: Banjir Rob Diprediksi hingga 3 Februari, Warga Pesisir Jakarta Diimbau Waspada

Pihaknya juga telah mendistribusikan bantuan logistik antara lain 100 dus air mineral, 55 paket kidsware, 19 paket family kit, serta 4 lembar terpal untuk mendukung kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian. Upaya penanganan kebakaran dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan 29 unit pemadam kebakaran dari Dinas Gulkarmat.

Pihaknya, terus melakukan koordinasi untuk memastikan proses evakuasi, pelayanan kesehatan, serta distribusi bantuan berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam pendataan oleh pihak berwenang, begitu pula dengan estimasi total kerugian yang masih dalam proses perhitungan. (sic)

Baca juga: Banjir Meluas, Disdik DKI Jakarta Berlakukan PJJ hingga 28 Januari

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru