Universitas Pertahanan Punya Kampus Baru, Ini Kata Presiden Prabowo

wartalentera.com
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendampingi Presiden Prabowo meresmikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor. (Dok Kementerian PU)

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri Peresmian Kampus Bhinneka Tunggal Ika, Universitas Pertahanan (Unhan) di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat belum lama ini. Peresmian juga dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo dalam sambutannya mengatakan pembangunan kampus baru itu sesuai dengan visi Universitas Pertahanan menjadi Perguruan Tinggi bidang pertahanan berbasis riset yang berdaya saing dan berstandar kelas dunia dengan melestarikan nilai-nilai kebangsaan.

Baca juga: Bintang Kehormatan, Pangkat Kehormatan, dan Hancurnya Simbol Kekuasaan Politik Prabowo

Peresmian secara seremoni ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan didampingi Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yodhoyono dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

"Pendidikan sangat penting, Saya berharap Unhan dapat menciptakan kader-kader tidak hanya untuk pertahanan, tetapi untuk bangsa, khususnya sains dan teknologi harus kita kuasai," kata Presiden Prabowo.

Baca juga: Reshuffle Kabinet, Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat

Kampus Bhinneka Tunggal Ika dibangun di area seluas 18,3 hektare dan telah dibangun berbagai fasilitas di antaranya laboratorium, ruang kelas, asrama mahasiswa/mahasiswi, dan sistem pengolahan air bersih. Selanjutnya dilakukan pengembangan Tahap II dibangun gedung rektorat, asrama mahasiswa, perpustakaan, workshop, ruang makan modern, sarana ruang terbuka hijau, kolam retensi, dan perumahan dosen.

"Pengembangan kampus ini sejalan dengan kepentingan nasional untuk meningkatkan kualitas nasional building dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia," kata Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca juga: Hari Ini Bertemu Putin, Prabowo Bakal Bahas Solusi Ketahanan Energi

Peresmian ini juga merupakan wujud sinergi pemerintah dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan, sebagai bagian dari agenda besar menuju Indonesia Emas 2045. Acara peresmian turut hadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Lembaga Negara, dan perwakilan negara sahabat. (vit)

Editor : Novita Amelilawaty

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru