Dinkes Purbalingga Imbau Warga Waspadai Kembali Merebaknya COVID-19

wartalentera.com
Ilustrasi covid 19. (Dok. Pexels)

WARTALENTERA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19 yang kembali menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami sudah meneruskan surat edaran dari Kementerian Kesehatan untuk kewaspadaan terhadap COVID-19 ke seluruh faskes (fasilitas kesehatan) di Purbalingga,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Purbalingga Jusi Febrianto, Rabu (18/6/2025).

Baca juga: Covid-19 Indonesia Tak Seheboh India, Menkes: Tetap Waspada!

Ia menjelaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan di Purbalingga telah diminta untuk mengamati dengan cermat setiap kasus Influenza-like Illness (ILI) atau penyakit mirip influenza guna memastikan apakah gejala tersebut mengarah ke COVID-19. “Kita kan tidak punya pintu internasional ya, jadi sementara kita mewaspadai dulu,” kata Jusi.

Meski demikian, pengawasan ketat tetap diberlakukan terutama terhadap warga negara asing (WNA) yang bekerja di perusahaan penanaman modal asing (PMA) dan baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri. “Bahkan jamaah haji asal Purbalingga yang baru kembali dari Tanah Suci pun tidak luput dari pemeriksaan kesehatan guna mengantisipasi terjadinya penularan COVID-19,” tambahnya.

Ia menyebut bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan sejak di Asrama Haji Donohudan, termasuk pengecekan suhu tubuh dan pemantauan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

“Kemarin kita cek suhu tubuhnya, kita pantau, kita surveilans. Itu sudah dilakukan di Asrama Haji Donohudan,” katanya.

Baca juga: Seluruh 38 Kasus COVID-19 di Jakarta Tahun 2025 Telah Sembuh

Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus positif di Purbalingga, Jusi mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama mencuci tangan menggunakan sabun dan memakai masker saat mengalami batuk atau pilek. “Bagi masyarakat yang hendak atau baru melakukan perjalanan ke luar negeri harus benar-benar dalam kondisi fit,” imbaunya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa pada minggu ke-24 tahun 2025, terdapat 179 kasus COVID-19 secara nasional dengan positivity rate mingguan sebesar 3,13 persen.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa jumlah tersebut diperoleh dari pemeriksaan terhadap 10.057 spesimen. Positivity rate kumulatif tercatat sebesar 1,78 persen. “Jadi, 179 itu gabungan dari laporan lab dan sentinel ILI (Influenza-Like-Illness) SARI (Severe Acute Respiratory Infections),” terang Aji.

Baca juga: Positif COVID-19, Neymar Absen di Santos

Ia menambahkan, hingga minggu ke-23, terdapat 75 kasus COVID-19 yang terdeteksi dari 2.352 spesimen di fasilitas pemantauan sentinel. (kom)

Editor : Yudha

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru