WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah meningkatkan produktivitas pertanian melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.
Itu disampaikan Menteri Dody saat meninjau Daerah Irigasi (DI) Pondok di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025).
Baca juga: Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak
Dalam peninjauannya, Menteri Dody memastikan secara langsung pelaksanaan rehabilitasi jaringan irigasi, khususnya saluran sekunder seperti Sambiroto Kiri dan Sambiroto Kanan serta Dero Kiri dan Dero Kanan, berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan pentingnya fungsi bendung dan saluran irigasi yang berkelanjutan demi peningkatan produksi pangan nasional.
“Rehabilitasi jaringan irigasi ini bagian dari transformasi sistem irigasi untuk mendukung swasembada pangan. Kita bukan sekadar memperbaiki, tetapi juga memperkuat sistem distribusi air agar lebih efisien dan merata,” jelas Menteri Dody.
Lebih lanjut Menteri Dody menyebutkan, DI Pondok yang memiliki luas layanan 3.450 hektare ini sangat strategis dalam mendukung program prioritas nasional swasembada pangan yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dengan rehabilitasi ini, Indeks Pertanaman (IP) yang semula 190 persen (dua kali panen per tahun) diharapkan naik menjadi 300 persen (tiga kali panen per tahun).
Baca juga: Kebut Sekolah Rakyat Tahap II, Ini Progres di Lima Lokasi
"Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo secara serius melakukan perbaikan infrastruktur irigasi di DI Pondok untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah ini," tegas Menteri Dody.
Sementara itu, Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama menjelaskan pihaknya menargetkan penyelesaian rehabilitasi infrastruktur secara bertahap agar manfaatnya segera dirasakan oleh para petani di Kecamatan Padas dan Bringin yang sangat bergantung pada irigasi DI Pondok.
Baca juga: Percepat Program Prioritas Presiden, Target Sekolah Rakyat Tercapai
“Optimalisasi layanan irigasi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah hulu Bengawan Solo dan membantu para petani meningkatkan hasil pertanian,” kata Maryadi. (vit)
Editor : Novita Amelilawaty