Cuaca Ekstrem Landa Hong Kong dan Taiwan, WNI Diminta Waspada

Reporter : Sicillia Tan
Cuaca buruk di Taiwan. (Ilustrasi)

WARTALENTERA-Cuaca ekstrem landa Hong Kong dan Taiwan, WNI diminta waspada. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha memastikan, bahwa sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban akibat kondisi cuaca buruk.

”Berdasarkan komunikasi dengan para WNI, hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban cuaca buruk tersebut,” kata Judha dalam keterangan tertulis, Rabu (6/8/2025). Pihak Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan seluruh Perwakilan RI di wilayah terdampak, yakni Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong, KJRI Guangzhou, serta Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei.

Baca juga: Buronan Interpol Diringkus, WNI DPO Kasus Penipuan Daring Lintas Negara

Perwakilan-perwakilan tersebut telah mengeluarkan imbauan keselamatan kepada seluruh WNI dan siap memberikan bantuan jika terjadi keadaan darurat. ”Kami mengimbau para WNI untuk selalu mengikuti arahan otoritas setempat dan segera menghubungi Perwakilan RI apabila menghadapi situasi darurat,” ucap Judha.

Baca juga: Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Digelar Hingga 29 April 2026

Berikut kontak darurat Perwakilan RI yang dapat dihubungi: KJRI Hong Kong: +852-5242-2240, KJRI Guangzhou: +86-185-2037-5005, KDEI Taipei: +886-9011-32000. Wilayah pesisir China timur, termasuk Hong Kong dan Taiwan, masih dilanda hujan deras yang memicu risiko banjir dan longsor.

Di Hong Kong, otoritas setempat mengeluarkan peringatan hujan badai dengan sinyal hitam pada Selasa (5/8/2025), menandai keempat kalinya dalam delapan hari terakhir peringatan serupa diumumkan. Sinyal hitam berarti curah hujan telah mencapai atau diperkirakan melebihi 70 mm per jam dan diperkirakan terus berlanjut.

Baca juga: Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Kembali Normal

Sementara itu, di Taiwan, hujan deras yang mengguyur wilayah tengah dan selatan selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan sedikitnya tiga orang meninggal dan empat lainnya dilaporkan hilang. Korban jiwa tercatat di Kaohsiung dan Kabupaten Nantou, sebagian besar akibat kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem. (sic)

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru