WARTALENTERA – TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali mengirimkan bantuan logistik gelombang kedua untuk warga korban perang di Jalur Gaza, Palestina, pada Senin (18/8/2025). Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (19/8/2025), bantuan tersebut dikirim menggunakan metode air drop atau diterjunkan dari pesawat angkut TNI AU.
Dua Hercules Diturunkan dari Yordania
Baca juga: 57 Pati TNI Naik Pangkat, 9 Dari TNI AL
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan pihaknya mengerahkan dua pesawat C-130 Super Hercules yang diterbangkan dari Yordania.
Sama seperti misi sebelumnya pada Minggu (17/8), bantuan kemanusiaan itu diterjunkan ke 10 titik yang tersebar di kawasan permukiman Gaza. “Di hari ke dua kita menurunkan 10,3 ton bantuan logistik,” kata I Nyoman.
Dengan demikian, dalam dua hari berturut-turut Indonesia berhasil menyalurkan total 28,1 ton bantuan kemanusiaan, setara 136 bundel, yang tepat sasaran di wilayah Gaza.
Baca juga: Antisipasi Banjir Rob 5-10 November 2025, Ini Strategi yang Disiapkan Pemprov DKI Jakarta
Isi Bantuan dan Misi Kemanusiaan
Bantuan yang disalurkan berupa makanan, pakaian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya yang diperlukan warga Gaza untuk bertahan hidup di tengah konflik. I Nyoman menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari dukungan TNI AU terhadap kebijakan pemerintah dalam diplomasi perdamaian.
Baca juga: Bantuan ke 10 Titik di Gaza Pakai Metode Airdrop, 800 Ton Logistik ke Palestina Tuntas
“Hal ini selaras dengan salah satu program prioritas TNI AU yakni berpartisipasi aktif mendukung kebijakan nasional khususnya pada bidang diplomasi pertahanan dan misi kemanusiaan internasional,” jelasnya. (kom)
Editor : Yudha