WARTALENTERA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polda Metro Jaya (PMJ) untuk segera mengidentifikasi pengemudi mobil rantis Brimob yang melindas pengemudi ojek online (ojol) saat aksi demonstrasi di kawasan Jakarta Selatan.
“Pertama, penting untuk segera dilakukan identifikasi oleh PMJ siapa yang mengendarai mobil rantis itu. Segera ambil tindakan,” ujar Komisioner Kompolnas Choirul Anam kepada awak media di Jakarta, Kamis malam.
Baca juga: Amankan Pertandingan Persita vs Persija, 1.403 Personel Gabungan Disiagakan
Setelah pengemudi berhasil diidentifikasi, Anam menegaskan agar Polda Metro Jaya segera mengambil langkah penegakan hukum. “Segera melakukan pemeriksaan dan melakukan tindakan-tindakan penegakan hukum,” tegasnya.
Ia juga meminta kepolisian menjelaskan secara menyeluruh mengenai kronologi kejadian. “Yang tidak kalah penting, memang Polda Metro menjelaskan secara utuh sebenarnya apa yang terjadi, dinamika di lapangan tersebut,” katanya.
Baca juga: Ditemukan Meninggal Dunia Semalam, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Selebgram Lula Lahfah
Kompolnas, lanjut Anam, akan mengawasi secara ketat proses penanganan kasus tersebut. Insiden ini mencuat setelah video viral di media sosial X memperlihatkan seorang pengemudi ojol ditabrak mobil rantis Brimob. Kendaraan taktis itu kemudian melaju kencang meninggalkan lokasi kejadian. Sejumlah warga dan pengendara yang marah bahkan mengejar kendaraan tersebut hingga ke Jalan Layang Non-Tol Casablanca.
Atas peristiwa ini, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf. “Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban serta seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” ucapnya.
Baca juga: Buntut Materi Lawak di Panggung Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Dipolisikan
Kapolri juga telah menginstruksikan jajarannya untuk segera mencari keberadaan korban dan memerintahkan Divisi Propam Polri menangani kasus ini lebih lanjut. (kom)
Editor : Yudha