WARTALENTERA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
“Alhamdulillah, kami sudah mendapatkan persetujuan, izin dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) untuk melakukan pengalihan arus, termasuk nanti pengaturan di dalam jalan tol,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Minggu (14/9/2025).
Baca juga: Jakarta Bersiap Gelap, Pemprov DKI Jadwalkan 3 Kali Aksi Pemadaman Lampu Serentak di 2026
Ia menjelaskan bahwa rincian teknis pengaturan lalu lintas akan disampaikan oleh Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta. “Prinsipnya adalah sudah mendapatkan izin untuk pengaturan di dalam dan di luar jalan tol sehingga dengan demikian, mudah-mudahan ini akan bisa mengurangi (kemacetan),” ujar Pramono.
Setelah memperoleh persetujuan dari Kementerian PU, Pemprov juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, yakni PAM Jaya Paljaya, Dinas Sumber Daya Air DKI, dan Dinas Bina Marga DKI. Pramono menyebut koordinasi tersebut penting karena kemacetan di TB Simatupang dipicu oleh adanya proyek konstruksi di kawasan tersebut.
Baca juga: Lalin Lancar, Rekayasa One Way Dihentikan Sementara
“Saya minta paling lama akhir Oktober sudah selesai semua,” ucap Pramono. Ia menambahkan, apabila pembangunan rampung, maka permasalahan kemacetan di TB Simatupang dapat terselesaikan.
Sebelumnya, Pramono sempat menuturkan bahwa rencana pemangkasan trotoar di Jalan TB Simatupang batal dilakukan. “Baik di kiri, di kanan, setelah dilakukan pengecekan secara detail, trotoar yang ada pembangunannya saja yang bisa dilakukan. Tetapi akhirnya saya memutuskan trotoar di kanan dan di kiri tidak diganggu karena memang yang akan kita lakukan adalah menambah armada Transjakarta 14 unit,” katanya, Kamis.
Baca juga: Korlantas Polri Terapkan Sistem One Way Nasional Mulai Hari Ini
Selain menambah armada Transjakarta, Pramono juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari Jalan TB Simatupang hingga November 2025 demi mengurangi kepadatan lalu lintas. (kom)
Editor : Yudha