Gunung Semeru Kembali Erupsi, Ada Potensi Banjir Lahar

Reporter : Sicillia Tan
Ilustrasi.

WARTALENTERA-Gunung Semeru kembali erupsi, ada potensi banjir lahar. Gunung vulkanik di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali erupsi, Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 09.09 WIB.

Masyarakat di sekitar lereng diimbau untuk menjaga jarak aman sesuai rekomendasi petugas dan mewaspai segala potensi berbahaya. Berdasarkan laporan pos pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom letusan erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa itu teramati mencapai 700 meter di atas puncak atau 4376 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Baca juga: Gunung Dukono di Malut Kembali Erupsi Setinggi 1.000 Meter

”Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” kata Liswanto, petugas Pos Pantau PVMBG Gunung Api Semeru dalam laporan tertulisnya.

Meski demikian, belum ada laporan dampak signifikan atas aktivitas vulkanik tersebut. Sementara, status Gunung Semeru masih berada pada level II (waspada).

Petugas mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas mengingat potensi bahaya bisa terjadi sewaktu-waktu baik ancaman lontaran abu hingga banjir lahar. Terutama para penambang yang melakukan aktivitas di sepanjang aliran sungai lahar.

Baca juga: Gunung Ibu di Halbar Kembali Erupsi, Masuk Level Waspada

Masyarakat juga diimbau tetap waspada dan mematuhi radius aman yang telah ditetapkan PVMBG yakni 8 kilometer dari kawah pusat erupsi. Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menjaga-jaga dari sepanjang daerah aliran sungai lahar dengan jarak 500 meter.

”Masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak,” tegasnya. (sic)

Baca juga: Lontarkan Awan Panas Sejauh Enam Kilometer, Semeru Kembali Erupsi

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru