Lima Titik Rawan Macet di Momen Mudik, Berpotensi Hambat Arus Mudik

Reporter : Sicillia Tan
Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, kemarin. (Ilustrasi)

WARTALENTERA-Lima titik rawan macet di momen mudik. Mudik Lebaran identik dengan macet-macetan. Arus mudik tahun ini juga diperkirakan kembali memicu lonjakan volume kendaraan di berbagai jalur utama.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah titik rawan, terutama di jalan tol, jalur arteri utama, serta kawasan dengan aktivitas ekonomi tinggi. Setiap musim mudik, beberapa lokasi memang kerap menjadi titik kepadatan lalu lintas karena tidak mampu menampung lonjakan kendaraan secara bersamaan.

Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

Selain itu, faktor lain seperti persimpangan besar, pasar tumpah, hingga perlintasan kereta api juga kerap memperparah kemacetan. Berikut sejumlah titik yang diprediksi rawan macet saat mudik Lebaran 2026:

1.⁠ ⁠Tol Jakarta-Cikampek (Km 48-Km 65)

Ruas Tol Jakarta-Cikampek menjadi salah satu titik kemacetan yang paling sering terjadi saat musim mudik. Jalur ini merupakan akses utama bagi pemudik dari Jakarta menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kepadatan biasanya terjadi di sekitar pertemuan tol bawah dengan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan.

2.⁠ ⁠Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura)

Jalur Pantura juga menjadi salah satu jalur favorit pemudik, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, tingginya aktivitas masyarakat di sepanjang jalur ini, seperti keberadaan pasar tradisional dan pusat perdagangan, sering memicu perlambatan arus lalu lintas.

Beberapa kota yang kerap mengalami kepadatan di jalur ini, antara lain Cirebon, Tegal, Pekalongan, dan Semarang.

3.⁠ ⁠Jalur Tengah dan Selatan Pulau Jawa

Selain Pantura, pemudik juga banyak memilih jalur tengah dan selatan Pulau Jawa sebagai alternatif perjalanan menuju Yogyakarta, Surakarta, Semarang, hingga Jawa Timur. Salah satu titik kepadatan utama berada di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, yang merupakan simpul penting jaringan Tol Trans Jawa.

Baca juga: Bukukan Pendapatan Usaha Rp5,1 Triliun

Kemacetan di kawasan ini sering terjadi akibat pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah sebelum memasuki wilayah Semarang. Selain itu, Simpang Jatingaleh di Semarang juga kerap mengalami kepadatan karena menjadi pertemuan jalur tol dan jalan arteri menuju berbagai kota di Jawa Tengah.

4.⁠ ⁠Akses Kota Wisata Malang dan Batu

Kawasan Malang dan Batu juga berpotensi mengalami kemacetan saat musim mudik Lebaran. Selain menjadi daerah tujuan pemudik, wilayah ini juga dikenal sebagai destinasi wisata populer.

Pada masa libur panjang, arus kendaraan pemudik dan wisatawan bertemu di jalur yang sama, terutama di akses menuju kawasan wisata Batu yang memiliki keterbatasan jalur.

5.⁠ ⁠Tol Jakarta-Merak Km 50

Baca juga: Segera, Bayar Tol di Indonesia Dengan Sistem Nirsentuh

Ruas Tol Jakarta-Merak, khususnya di sekitar Km 50 menuju Pelabuhan Merak, juga diprediksi menjadi titik kemacetan saat mudik Lebaran. Jalur ini merupakan akses utama kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Lonjakan antrean kendaraan menuju pelabuhan sering menyebabkan kemacetan panjang, terutama saat mendekati puncak arus mudik. Selain itu, faktor cuaca, seperti hujan deras dan genangan air juga dapat memperlambat arus kendaraan di jalur tersebut.

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan setiap tahun, pemudik diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini. Pemudik juga disarankan untuk memilih waktu perjalanan di luar jam favorit, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, dan memanfaatkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan. Perencanaan perjalanan yang baik diharapkan dapat membantu mengurangi risiko terjebak kemacetan panjang selama arus mudik Lebaran 2026. (sic)

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru