WARTALENTERA - Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di KM 80+400 Ruas Tol Cipularang arah Bandung beberapa waktu lalu dipastikan operator jalan tol bukan karena jalan berlubang.
Tetapi, kecelakaan diduga melibatkan dua kendaraan pick up. Tidak ada korban jiwa ataupun luka akibat kecelakaan tersebut. Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, pengemudi kendaraan pick up pertama melaju dari arah Jakarta menuju Bandung, tiba di lokasi kejadian, kendaraan pick up pertama mengalami patah as roda belakang sebelah kanan.
Baca juga: Kebiasaan Parkir di Bahu Jalan Tol Surabaya-Gempol, Awas Kena Tilang!
Kemudian, kendaraan pick up kedua di belakangnya diduga kurang antisipasi dan menabrak bagian belakang kendaraan pick up pertama. Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati menyatakan bahwa menurut keterangan yang disampaikan oleh pihak Kepolisian, berdasarkan hasil evaluasi penyidikan atas kecelakaan beruntun dimaksud, tidak disebabkan oleh adanya lubang di jalan tol, melainkan karena truk patah as.
Baca juga: Selama Dua Minggu Gratis, Tol Ini Dilalui 231 Ribu Kendaraan
"Dapat kami pastikan tidak ada lubang di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan hasil evaluasi penyidikan atas kecelakaan tersebut, pihak Kepolisian di lapangan menyatakan bahwa kondisi truk yang patah as diduga menjadi penyebab kecelakaan. Jadi kami sampaikan terkait faktor kecelakaan akibat lubang itu tidak benar," tegas Widiyatmiko.
Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke pool derek Jatiluhur dan penanganan lebih lanjut diserahkan kepada pihak Kepolisian. (vit)
Baca juga: Kecelakaan Tol Cipularang 14 Kendaraan Ringsek, Tidak Ada Korban Meninggal
Editor : Vita Kartono