WARTALENTERA - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan 14 kendaraan terjadi di KM 91+900 B Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Rabu (7/10/2026) mengakibatkan lajur arah Jakarta tertutup sementara dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi awal petugas di lapangan, sebuah kendaraan truk yang terlibat dalam kecelakaan melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Setibanya di KM 91+900 B, kendaraan diduga mengalami masalah pengereman dan tidak terkendali sehingga terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 14 kendaraan di depannya.
Baca juga: Libur Paskah, Pengguna Tol Trans Jawa Naik 42 Persen
Petugas Jasamarga Metropolitan Tollroad melalui Representative Office 3 bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) segera menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian. Petugas melakukan pengamanan area, pemasangan rambu lalu lintas, pendataan kendaraan yang terlibat, serta pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan proses penanganan dapat berlangsung dengan aman.
Sesaat setelah kejadian, Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad selaku pengelola Ruas Tol Cipularang bersama Kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
"Untuk penanganan, kami fokus pada evakuasi korban luka dan upaya mencairkan kepadatan lalu lintas. untuk itu kami segera mengerahkan armada rescue, ambulance dan derek menuju lokasi kejadian melalui jalur lawan arah untuk mempercepat proses evakuasi," kata Agus Susilo selaku Senior Manajer Representative Office 3 JMT, Kamis (8/10/2026).
Baca juga: Tercatat, 86 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jabodetabek
Terdapat satu orang mengalami luka berat dan dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Korban luka ringan mendapatkan perawatan langsung di lokasi. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan kemudian dievakuasi menuju pool Jatiluhur guna mendukung percepatan penanganan dan pemulihan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan selama proses penanganan dan evakuasi berlangsung. Jasa Marga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk penanganan lebih lanjut dan melanjutkan pengaturan lalu lintas secara optimal.
Baca juga: Penataan Rest Area KM 57 dan KM 62 Tol Japek Dinilai Kurang
Sebagai antisipasi atas kontur jalan yang menurun dan kerap terjadinya masalah rem pada kendaraan besar di sekitar lokasi, Jasa Marga telah menyediakan Jalur Penyelamat Darurat di KM 116+800, KM 92+600 dan KM 91+400 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta. Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, mengantisipasi perubahan kondisi lalu lintas, serta memastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mulai berkendara. Pengguna jalan juga diimbau untuk mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung. (vit)
Editor : Nice Aprily