WARTALENTERA - Upacara wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akpol (Akademi Kepolisian) tahun pendidikan 2026 digelar di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang. Upacara diikuti 1.595 prajurit taruna (pratar) TNI dan 349 dari taruna Akpol.
Para orangtua pratar ikut menyaksikan anak-anak mereka dilantik memasuki pendidikan militer untuk di Angkatan Laut, Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Kepolisian. Acara dimulai pukul 06.45 WIB pagi tadi di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang. Pejabat yang hadir yakni Panglima TNI bersama Kapolri Jenderal Polisi, serta dihadiri jajaran terkait seperti Pangdam IV/Diponegoro dan Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar.
Baca juga: Taklimat Presiden : Profesionalisme Sampai Rekrutmen TNI/ Polri Boleh Berkacamata
Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri memimpin upacara wisuda Prabhatar Tahun Pendidikan 2026. Dia mengatakan wisuda prajurit taruna TNI/ Polri merupakan momentum sakral pelantikan dan pengukuhan generasi baru calon perwira TNI dan Polri (Prabhatar) dari Kawah Candradimuka.
Wisuda Prajurit Taruna (Wisjur) Akademi TNI & Bhayangkara Taruna Akpol terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu prosesi upacara resmi dan demonstrasi ketangkasan. Upacara inti merupakan prosesi sakral termasuk penyambutan dan inspeksi pasukan. Dibuka dengan korps musik dan pengecekan barisan para calon taruna/taruni oleh Panglima TNI dan Kapolri selaku Inspektur Upacara.
Kemudian, dilanjutkan dengan pernyataan resmi pengangkatan status dari Calon Prajurit Taruna (Capratar) menjadi Prajurit Taruna (untuk TNI) dan Bhayangkara Taruna (untuk Akpol).
Baca juga: Pemerintah Tegaskan Segera Tarik Pasukan TNI dari Lebanon
Penyematan tanda pangkat kepada perwakilan taruna dan taruni terbaik dari masing-masing matra (Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian) maju untuk disematkan tanda pangkat kopral taruna secara langsung oleh pimpinan TNI dan Polri.
Pengambilan sumpah taruna juga dilakukan usai penyematan. Pengucapan sumpah setia kepada bangsa dan negara sebagai komitmen awal pengabdian militer dan kepolisian.
Panglima TNI juga menyampaikan pidato pengarahan dan pembekalan mengenai sinergitas, disiplin, dan integrasi TNI-Polri sejak dini. Setelah upacara formal selesai, acara dilanjutkan dengan pertunjukan kemampuan luar biasa dari para taruna yang baru dilantik seperti display Genderang Suling (GS) Canti Lokananta, penampilan marching band khas Taruna Akmil yang ikonik di Lapangan Sapta Marga, serta kolaborasi pertunjukan taktik militer dasar, bela diri militer (BDM), senam senjata, dan simulasi halang rintang yang telah dipelajari selama masa pendidikan dasar integratif.
Baca juga: Dirombak Besar-besaran, Kapolri Tunjuk Sembilan Kapolda Baru
Terakhir, ada parade perpisahan barisan taruna di hadapan para pejabat tinggi dan orang tua/keluarga yang hadir. Acara informal setelah defile di mana para taruna diizinkan berhamburan untuk menemui, memeluk, dan berfoto bersama orang tua mereka. (vit)
Editor : Vita Kartono