warta lentera great work
spot_img

Atmosfer JIS Jadi Kunci Kemenangan Persija atas Bali United

WARTALENTERA – Persija Jakarta berhasil mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bali United pada Sabtu lalu, dan pelatih sementara Ricky Nelson menyebut dukungan suporter di Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu faktor kunci di balik hasil gemilang ini.

Menurut Ricky, desain JIS yang memungkinkan jarak lebih dekat antara tribun penonton dan lapangan menciptakan atmosfer yang intens. Sorakan dan dukungan suporter Persija terdengar jelas di telinga pemain lawan, bahkan mampu mengganggu konsentrasi mereka, terutama di momen-momen krusial seperti tendangan sudut.

“Atmosfer di JIS ini luar biasa. Sorakan penonton benar-benar bisa memecah fokus lawan saat corner kick. Anak-anak juga merasa seperti mendapat tambahan tenaga untuk bermain penuh 90 menit. Kalau di stadion lain, jarak tribun ke lapangan cukup jauh, kadang malah terasa seperti bukan main di kandang sendiri,” ujar Ricky dalam konferensi pers seusai pertandingan, Sabtu (10/5/2025).

Mantan pelatih Sulut United ini juga berharap Persija dapat menjadikan JIS sebagai kandang tetap pada musim depan. Ia menilai, pengaruh stadion ini terhadap performa tim begitu besar.

“Kalau bisa, tahun depan benar-benar ini jadi kandang kita, jangan lagi pindah-pindah. Harapannya seperti itu,” tambahnya.

Di musim Liga 1 2024/2025, Persija memang tidak selalu menggunakan JIS. Mereka sempat bergantian memakai Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Sultan Agung Bantul, dan Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.

Kemenangan penting atas Bali United ini semakin memperkuat posisi Persija di papan atas klasemen sementara Liga 1. Saat ini, Persija menempati peringkat keenam dengan raihan 50 poin, sebuah modal yang sangat berharga untuk menutup musim dengan prestasi maksimal.

Menariknya, meski hanya sekitar 7.000 suporter yang hadir di JIS pada laga tersebut, Ricky tetap merasa dampaknya sangat besar bagi timnya.

“Memang hari ini penonton tidak banyak, mungkin karena prestasi kami yang belum stabil. Tapi kami berharap di laga terakhir nanti, lebih banyak lagi suporter yang datang,” pungkas Ricky. (kom)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular