warta lentera great work
spot_img

Benarkah Ngopi pada Malam Hari Membuat Susah Tidur?

WARTALENTERA-Bagi sebagian orang, minum kopi di malam hari adalah kebiasaan yang menyenangkan. Namun, tak sedikit pula yang mengeluh sulit tidur setelahnya. Pertanyaannya: benarkah minum kopi pada malam hari bisa menyebabkan insomnia?

Para ahli kesehatan tidur menyatakan bahwa kopi terutama kandungan kafeinnya memang dapat mengganggu kualitas tidur, terutama jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur.

Apa yang Terjadi Saat Kita Minum Kopi?

Kafein bekerja dengan cara menghambat adenosin, senyawa kimia di otak yang membuat kita merasa mengantuk. Ketika kadar adenosin ditekan, tubuh tetap terjaga, fokus, dan merasa lebih berenergi. Kafein memiliki waktu paruh sekitar 5 hingga 7 jam. Artinya, jika Anda minum kopi pukul 8 malam, separuh kafein masih aktif dalam tubuh hingga pukul 1–3 pagi.

Efek Kafein terhadap Tidur

Beberapa efek yang dapat terjadi jika Anda minum kopi terlalu malam, antara lain:

  • Sulit tidur (insomnia)
  • Tidur menjadi dangkal (kurang fase deep sleep)
  • Sering terbangun di malam hari
  • Kualitas tidur terganggu, meski durasi mencukupi

Mengonsumsi kafein hingga 6 jam sebelum tidur masih bisa mengurangi total waktu tidur hingga 1 jam.

Faktor yang Membuat Efeknya Berbeda-Beda

Menariknya, tidak semua orang mengalami efek yang sama. Faktor-faktor seperti usia, metabolisme, kebiasaan minum kopi, dan kondisi genetik bisa mempengaruhi bagaimana tubuh merespons kafein.

Tips Jika Tetap Ingin Ngopi Malam Hari

Bagi yang tak bisa lepas dari aroma dan rasa kopi di malam hari, beberapa alternatif ini bisa dicoba:

  • Pilih kopi tanpa kafein (decaf)
  • Ganti dengan minuman herbal hangat seperti chamomile atau teh lavender
  • Batasi konsumsi kopi terakhir maksimal pukul 5 sore
  • Perhatikan tanda tubuh, jika tidur terganggu, kurangi frekuensi ngopi malam

Jadi, ya, ngopi pada malam hari bisa membuat susah tidur, terutama jika diminum terlalu dekat dengan waktu tidur. Kafein bersifat stimulan yang aktif di otak, dan dapat mempengaruhi kualitas tidur malam meskipun tubuh tampak lelah. Tidur yang berkualitas tetap menjadi kunci kesehatan jangka panjang. Jadi, pertimbangkan ulang cangkir kopi malam Anda mungkin bukan larangan, tapi perlu bijak menentukan waktunya. (kom)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular