warta lentera great work
spot_img

Buat Kejutan, Atlet Para Bulu Tangkis Muhammad Al Imran Raih Emas di Dubai

Jadi gelar internasional perdananya.

WARTALENTERA-Atlet para bulu tangkis Indonesia, Muhammad Al Imran, membuat kejutan dengan meraih emas di 6th Fazza Dubai Para Badminton International 2025. Ia berhasil meraih medali emas setelah memenangkan final tunggal putra klasifikasi SL3 pada kejuaraan yang digelar di Dubai.

Imran menundukkan peringkat empat dunia asal India, Umesh Vikram Kumar. Melalui pertarungan sengit tiga gim, Imran mengakhiri pertandingan dengan skor 21–18, 19–21, dan 21–9.

“Syukur alhamdulillah bisa masuk Pelatnas dan kemarin menjadi debut internasional. Alhamdulillah, diberi rezeki menjadi juara satu,” kata Imran, dikutip Kamis (15/5/2025).

Ia mengaku nervous luar biasa saat laga perdananya di pentas dunia. Namun, dukungan keluarga dan teman-teman berhasil menghapus kegugupan dan menumbuhkan rasa percaya dirinya.

Perjalanan Imran di dunia para bulu tangkis terbilang singkat. Ia baru menekuni olahraga ini sejak 2020 tanpa metode latihan khusus pada awalnya.

Pencapaian pertamanya datang saat mewakili Bogor di Pekan Paralimpiade Daerah (Peparda) 2022 di Bekasi. Saat itu, ia sukses meraih medali emas.

Pada Peparnas XVII Solo 2024, Imran kembali meraih tiga emas. Masing-masing diperolehnya di nomor SL3 tunggal nasional, SL3 tunggal elite, dan beregu putra.

“Gelar internasional pertama ini saya persembahkan untuk negara Indonesia, NPC Indonesia, masyarakat, keluarga serta seluruh teman-teman yang memberikan dukungan dan doa,” ucapnya dengan wajah bangga dan bahagia.

Pelatih para bulu tangkis Indonesia, Ukun Rukaendi, tidak terkejut dengan prestasi muridnya. Menurutnya, bakat besar Imran sudah terlihat sejak gemilang di Peparnas 2024.

“Alhamdulillah, dia ikut klasifikasi dan lolos untuk SL3, serta debutnya di internasional bisa menyumbang medali emas untuk Indonesia. Prestasi itu kemarin sempat membuat geger negara-negara peserta para bulu tangkis dunia,” terang Ukun.

Ke depan, tim pelatih akan meningkatkan daya tahan Imran sebagai modal bersaing di level SL3 lebih tinggi. Secara khusus, ia akan dipersiapkan menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

“Saya optimistis, dengan bakat yang kuat, usia masih muda dan postur yang baik, serta terlihat memiliki keinginan yang kuat, berlatih disiplin, saya optimistis dia bisa masuk Paralimpiade 2028 Los Angeles,” yakinnya. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular