WARTALENTERA – Hujan ekstrem melanda Jepang. Pemerintah setempat mengeluarkan perintah evakuasi level 5 atau tingkat tertinggi bagi penduduk di Kota Kirishima, Prefektur Kagoshima, Jepang Selatan, akibat hujan ekstrem yang mengancam keselamatan warga.
Peringatan ini mulai diberlakukan pada pukul 05.00 pagi waktu setempat atau sekitar 03.00 WIB, Sabtu (8/8/2025), setelah intensitas hujan meningkat drastis dan menyebabkan permukaan air sungai mendekati titik luapan di sejumlah wilayah.
Media penyiaran nasional NHK melaporkan bahwa dua orang mengalami cedera akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut. Sementara itu, hujan lebat disertai petir diperkirakan masih akan terus berlangsung di wilayah selatan dan utara Prefektur Kagoshima hingga Minggu, meningkatkan risiko banjir dan gangguan serius lainnya.
Menurut para ahli meteorologi Jepang, beberapa wilayah di Kirishima telah mencatat curah hujan hingga 495 milimeter dalam waktu 12 jam. Angka ini setara dengan curah hujan rata-rata selama 1,5 bulan, menunjukkan tingginya tingkat risiko yang dihadapi oleh warga.
Perintah evakuasi level 5 menandakan adanya bahaya yang sangat serius dan langsung terhadap keselamatan jiwa, serta memerlukan penanganan segera. Warga yang belum sempat mencapai titik evakuasi diminta untuk tidak keluar rumah, melainkan mencari perlindungan di dalam bangunan, khususnya di lantai atas atau area yang lebih aman dari potensi banjir.
Pemerintah daerah dan badan penanggulangan bencana Jepang terus memantau kondisi dan mendesak warga untuk tetap waspada, serta mengikuti seluruh imbauan keselamatan yang dikeluarkan. (kom)


