WARTALENTERA – Mendengkur atau ngorok saat tidur kerap dianggap sepele, bahkan sering menjadi bahan candaan. Namun di balik suara berisik saat tidur itu, mendengkur bisa menjadi tanda gangguan kesehatan serius yang perlu diwaspadai.
Menurut para ahli, mendengkur terjadi karena penyempitan saluran napas saat tidur, yang menyebabkan getaran di jaringan tenggorokan. Getaran inilah yang menghasilkan suara dengkuran.
Berikut adalah tanda-tanda umum seseorang mendengkur yang penting dikenali:
1. Suara Napas Berisik Saat Tidur
Tanda paling nyata adalah suara dengkuran yang keras dan tidak teratur. Kadang diselingi jeda napas, yang bisa mengganggu orang di sekitar.
2. Tidur Terlihat Gelisah
Orang yang mendengkur cenderung sering mengubah posisi tidur, terlihat tidak nyenyak, atau bahkan terbangun tiba-tiba karena napas tersendat.
3. Mulut Kering dan Tenggorokan Sakit di Pagi Hari
Bangun tidur dengan mulut kering dan rasa tidak nyaman di tenggorokan bisa menjadi dampak dari tidur dengan mulut terbuka karena mendengkur.
4. Sering Merasa Lelah Meski Tidur Cukup
Kualitas tidur penderita mendengkur biasanya terganggu, sehingga tubuh tidak mendapat istirahat yang optimal, membuat mereka mudah lelah di siang hari.
5. Gangguan Konsentrasi dan Sakit Kepala
Kurangnya oksigen yang optimal selama tidur bisa menyebabkan sakit kepala di pagi hari dan penurunan fokus.
Penyebab Umum Mendengkur
Mendengkur bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
- Kelebihan berat badan: Lemak di sekitar leher menekan saluran napas.
- Kebiasaan merokok dan minum alkohol: Memengaruhi otot tenggorokan.
- Masalah hidung atau sinus: Hidung tersumbat bisa memaksa seseorang bernapas lewat mulut.
- Posisi tidur: Tidur telentang menyebabkan lidah jatuh ke belakang dan menyumbat jalan napas.
- Sleep apnea: Gangguan tidur serius di mana pernapasan terhenti beberapa kali saat tidur.
Kapan Harus Waspada?
Jika dengkuran disertai dengan napas terhenti sementara (apnea), sering terbangun tiba-tiba, atau rasa kantuk ekstrem di siang hari, maka bisa jadi itu tanda obstructive sleep apnea (OSA). Kondisi ini memerlukan evaluasi medis karena bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan hipertensi.
Mendengkur bukan sekadar gangguan tidur biasa. Jika terjadi terus-menerus dan disertai tanda-tanda mencurigakan, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter atau spesialis tidur. Dengan deteksi dini, risiko komplikasi kesehatan akibat mendengkur bisa dicegah. (kom)


