WARTALENTERA-Segera lakukan investigasi di insiden nikah anak KDM (Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Red), Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan pastikan usut tuntas. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan ada atau tidak unsur kelalaian dalam peristiwa itu.
“Tentunya kami juga akan melakukan pendalaman, melakukan investigasi, bagaimana peristiwa ini terjadi sehingga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia,” kata Kapolda Jabar, dikutip Sabtu (19/7/2025). Ia juga menyatakan, secara Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan event itu dipastikan telah sesuai.
Kepastian itu diperoleh setelah Kapolda mempelajari semua dengan internal Polres Garut (terkait SOP pengamanan). “Jadi sebagaimana biasanya setiap kegiatan masyarakat itu kami (Kepolisian) melakukan pengamanan. Berdasarkan informasi, Polres Garut mendapat permintaan dari Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengamankan rangkaian kegiatan,” ujar Irjen Rudi.
Kapolda menambahkan, SOP telah ditempuh sesuai prosedur dari bagian perizinan telah mengeluarkan perkiraan-perkiraan, potensi-potensi gangguan yang akan terjadi dan sudah disiapkan penanggulangan. Sudah dibuat rencana pengamanan.
Sebanyak 404 personel gabungan disiagakan. “Personel telah menempati posisi masing-masing dan di-briefing untuk melaksanakan pengamanan agar semua lancar. Itu prosedur yang sudah saya dalami barusan. Semuanya itu (SOP) sudah dilakukan,” yakinnya.
Disinggung tentang penerapan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian? Irjen Rudi mengatakan, karena ada orang yang meninggal dalam peristiwa itu, secara teknis polisi akan melakukan penyelidikan guna mengungkap apakah ada unsur kelalaian atau tidak. “Nanti (akan diketahui) siapa yang paling bertanggung jawab Pada peristiwa ini,” singkatnya.
Kapolda menyatakan, untuk anggota Polri, almarhum Bripa Cecep yang gugur dalam peristiwa telah diusulkan ke Mabes Polri untuk mendapatkan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). “Kami sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk mengajukan supaya almarhum anggota kami itu (Bripka Cecep) memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi karena yang bersangkutan gugur di dalam membantu masyarakat,” ujar Kapolda.
“Yang bersangkutan (Bripka Cecep) menolong anak kecil untuk dibawa ke ambulans. Kemudian beliau lemas, terduduk akhirnya pingsan dan meninggal dunia,” tutur Irjen Rudi.
Terkait usulan KPLB itu, kata Kapolda, pihaknya akan mengumpulkan informasi-informasi lain sehingga ketika nanti ada pemanggilan atau proses penyelidikan, telah mempunyai data yang cukup. Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan rasa duka cita mendalam.
“Saya menyampaikan rasa duka yang mendalam dari kami semua jajaran Poda Jabar atas peristiwa itu, di mana ada dua warga yang meninggal dunia dan satu anggota Polri,” tutupnya. (sic)


