WARTALENTERA-Lapas Narkoba Muara Beliti Sumatera Selatan (Sumsel) rusuh, Kamis (8/5/2025). Kericuhan terjadi usai dilakukan penggeledahan rutin para napi.
Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan pascakericuhan tersebut. Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan mengerahkan sebanyak 500 personel gabungan.
Kasat Reskrim Polres Musi Rawas Ryan mengatakan, kini situasi telah berangsur kondusif. Namun, pengamanan ketat tetap diberlakukan di sekitar area Lapas untuk memastikan stabilitas keamanan, Jumat (9/5/2025).
Dijelaskan, dugaan sementara kericuhan itu dipicu oleh penolakan sejumlah narapidana terhadap razia rutin yang dilakukan petugas Lapas. “Informasi yang kami peroleh dari pihak Lapas dan Kalapas, kerusuhan ini berkaitan dengan razia rutin,” jelasnya, dikutip Jumat (9/5/2025).
“Beberapa napi menunjukkan penolakan. Terutama mereka yang membawa alat komunikasi saat dirazia,” imbuhnya. Jumlah personel diperkirakan akan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan.
Personel gabungan tersebut berasal dari Polres Musi Rawas, Batalyon Brimob Lubuklinggau, dan Kodim 0406 Lubuklinggau. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan kerusuhan susulan serta mendukung proses pemulihan fasilitas lapas yang rusak akibat insiden tersebut.
“Kami telah menempatkan personel gabungan di Lapas, mereka akan tetap berjaga hingga proses perbaikan dan pembersihan selesai. Kami juga melakukan penebalan pengamanan untuk memastikan situasi tetap aman,” tuntasnya. (sic)


