x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Waspada Penipuan Lewat SMS, Ini Cara Efektif Mencegahnya

WARTALENTERA-Maraknya kasus penipuan melalui pesan singkat atau SMS masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Pelaku memanfaatkan berbagai modus, mulai dari undian palsu, permintaan transfer uang, hingga tautan jebakan (phishing) yang bisa mencuri data pribadi dan informasi rekening.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap SMS yang mengatasnamakan instansi resmi, keluarga, atau menawarkan hadiah besar. Berikut ini beberapa cara praktis mencegah agar tidak menjadi korban penipuan lewat SMS.

1. Jangan Langsung Percaya Isi SMS

Jika menerima SMS berisi informasi mengejutkan seperti “Anda menang undian” atau “anak Anda kecelakaan dan butuh transfer uang segera”, tetap tenang dan verifikasi informasi tersebut. Penipu sering menggunakan tekanan emosional agar korban panik dan segera menuruti permintaan mereka.

2. Jangan Klik Tautan yang Tidak Jelas

Modus baru yang banyak digunakan pelaku penipuan adalah menyisipkan tautan (link) dalam SMS yang jika diklik bisa mengarah ke situs palsu atau secara otomatis mengunduh malware ke perangkat Anda.

Tips: Jangan pernah membuka atau mengklik tautan dari pengirim tidak dikenal.

3. Aktifkan Fitur Pemblokiran SMS Spam

Sebagian besar smartphone kini memiliki fitur pemblokiran otomatis SMS spam atau penipuan. Pengguna Android maupun iPhone bisa mengaktifkannya melalui pengaturan aplikasi pesan.

  • Di Android: Masuk ke aplikasi "Pesan" > titik tiga > "Pengaturan" > "Perlindungan spam".
  • Di iPhone: Masuk ke "Pengaturan" > "Pesan" > aktifkan "Filter Pengirim Tidak Dikenal".

4. Gunakan Aplikasi Pemblokir Spam

Anda juga bisa menginstal aplikasi pihak ketiga seperti Truecaller, Hiya, atau Call Blocker yang dapat mendeteksi dan memblokir SMS penipuan berdasarkan database global.

5. Laporkan ke Pihak Berwenang

Jika Anda menerima SMS penipuan, segera laporkan ke:

  • Kominfo melalui SMS ke 1963 (gratis), dengan format: SMS [spasi] nomor pengirim [spasi] isi pesan.
  • Aplikasi Lapor! milik pemerintah di laman lapor.go.id atau via media sosial resmi Kominfo.
  • Bisa juga dilaporkan ke operator seluler masing-masing.

6. Jangan Bagikan Data Pribadi

Penipu sering mencoba menggali informasi seperti nomor KTP, PIN ATM, kode OTP, atau nama ibu kandung. Jangan pernah membagikan informasi tersebut, apalagi jika diminta melalui SMS.

7. Edukasi Orang Terdekat

Sering kali korban penipuan SMS adalah orang tua atau anggota keluarga yang kurang akrab dengan teknologi digital. Edukasi mereka mengenai ciri-ciri penipuan SMS dan cara menanggulanginya.

Penipuan lewat SMS bisa dicegah dengan kesadaran digital dan kehati-hatian. Jangan terburu-buru percaya, jangan klik tautan sembarangan, dan manfaatkan fitur pemblokiran serta pelaporan. Ingat, lewat satu klik saja, data dan uang Anda bisa raib. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu