x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kru Shenzhou-15 Temukan Mikroba Baru di Luar Angkasa

WARTALENTERA-Kru Shenzhou-15 menemukan jenis mikroba baru di luar angkasa, diberi nama Niallia tiangongensis. Analisis lapangan selanjutnya mengungkapkan spesies baru itu, yang dikonfirmasi melalui metode multidisiplin termasuk analisis morfologi, pengurutan genom, studi filogenetik, dan profil metabolik.

Lingkungan unik stasiun luar angkasa, yang ditandai dengan mikrogravitasi, radiasi, keterisolasian, dan keterbatasan nutrisi, telah lama membuat para peneliti terpesona, karena potensinya menyimpan spesies mikroba yang tidak diketahui. Pada Mei 2023, kru Shenzhou-15 mengumpulkan sampel mikroba permukaan dengan menggunakan tisu steril, mengawetkannya pada suhu rendah di orbit.

Melansir Xinhua, Kamis (22/5/2025), analisis lapangan dari Badan Antariksa Berawak China (CMSA) selanjutnya mengungkapkan temuan spesies baru, Niallia tiangongensis, yang dikonfirmasi melalui metode multidisiplin termasuk analisis morfologi, pengurutan genom, studi filogenetik, dan profil metabolik. Mikroorganisme menggunakan mekanisme biologis yang unik untuk beradaptasi dengan tekanan lingkungan luar angkasa, yang pada akhirnya membentuk karakteristik metabolisme dan fisiologis mereka.

Niallia tiangongensis menunjukkan ketahanan yang luar biasa terhadap stres, menjaga keseimbangan redoks seluler, dan memastikan pertumbuhan yang kuat dalam kondisi ekstrem dengan mengatur biosintesis bacillithiol (BSH) untuk menangkal stres oksidatif yang diinduksi luar angkasa.

Mereka menambahkan, mikroba tersebut memiliki kemampuan yang khas dalam pembentukan biofilm dan perbaikan kerusakan akibat radiasi, membuatnya sangat mudah beradaptasi secara menyeluruh untuk lingkungan luar angkasa. Penemuan ini memberikan wawasan ilmiah baru, yakni mekanisme adaptasi spesies baru ini dapat menginformasikan strategi pengendalian mikroba yang ditargetkan dengan penerapan di bidang kedirgantaraan, pertanian, industri, dan perawatan kesehatan.

Selain itu, kemampuannya untuk memanfaatkan senyawa organik menunjukkan jalan yang menjanjikan bagi penggunaan sumber daya berkelanjutan. Seiring dengan berlanjutnya operasi jangka panjang stasiun luar angkasa China, para peneliti memperkirakan adanya kemajuan yang signifikan dalam mempelajari senyawa bioaktif mikroba, sumber daya genetik, dan fungsi metabolisme, yang berpotensi menghasilkan manfaat besar bagi penerapan ilmiah dan praktis di Bumi.

Temuan ilmiah terkait telah dipublikasikan secara daring di International Journal of Systematic and Evolutionary Microbiology. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu