x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Airlangga: Indonesia Tawarkan “Second Best Offer” dalam Negosiasi Tarif dengan AS

WARTALENTERA – Pemerintah Indonesia telah menyampaikan penawaran kedua terbaik atau second best offer dalam rangka negosiasi tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS), yang dikenakan sejak diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada April 2025.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menjelang batas akhir negosiasi tarif yang ditetapkan jatuh pada 8 Juli 2025, atau 90 hari sejak pemberlakuan kebijakan tarif oleh pemerintah AS.

“Negosiasi tarif kita kan sudah menyampaikan Indonesia second best offer. Dan beberapa permintaan Amerika itu sebagian sudah kita berikan, baik mengenai tarif, non-tariff barrier maupun komersial,” kata Airlangga saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/6/2025).

AS Apresiasi Respons Indonesia

Airlangga menjelaskan bahwa komunikasi intens telah dilakukan antara Indonesia dan pemerintah AS, termasuk dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent, yang disebutnya mengapresiasi langkah dan respons yang diberikan oleh Indonesia dalam proses negosiasi ini.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa hasil akhir dari negosiasi tidak hanya bergantung pada satu pihak. Pemerintah AS harus melakukan koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan United States Trade Representative (USTR), Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Keuangan mereka. “Keputusan akhir negosiasi itu tentu tidak satu pihak. Pemerintah AS harus berkoordinasi dengan USTR dan kementerian terkait lainnya,” ujar Airlangga.

Negosiasi Bersifat Dinamis dan Dipengaruhi Negara Lain

Airlangga juga mengungkapkan bahwa dinamika negosiasi terus bergerak, karena berbagai negara mitra dagang AS lainnya juga melakukan pendekatan yang serupa. Hal ini memengaruhi substansi negosiasi antara Indonesia dan AS, karena ada faktor perbandingan dan penyesuaian antar negara.

“Setiap hari ada perubahan karena ada negara lain mengusulkan apa. Nanti negara lain mengusulkan apa, mereka (akan) tanya ‘Indonesia kok enggak usulin?’ atau yang Indonesia usulkan, negara lain enggak usulkan, ditukar-tukar,” jelasnya.

Permintaan AS Dinilai Tidak Tambah Beban Baru

Sebelumnya, Airlangga menyebut bahwa dalam proses pertukaran dokumen negosiasi tarif, pihak AS tidak menyampaikan permintaan tambahan terhadap Indonesia. Permintaan utama AS sejak awal hanya untuk menyeimbangkan neraca perdagangan antara kedua negara. “Selama pertemuan dan beberapa kali pertukaran dokumen, pemerintah AS tidak mengajukan tambahan permintaan terhadap Indonesia,” ujarnya.

Dengan menyampaikan second best offer, pemerintah Indonesia berharap dapat mempertahankan posisi dagang yang kompetitif di tengah ketidakpastian kebijakan tarif dari AS serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha nasional yang bergantung pada pasar ekspor Amerika. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu