x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tergabung di Pot 3, Timnas Indonesia Resmi Tergabung di Grup Neraka

WARTALENTERA-Tergabung di Pot 3, Timnas Indonesia resmi tergabung di grup neraka untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Penempatan ini diumumkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) jelang proses drawing yang akan digelar pada Kamis (17/7/2025) hari ini, pukul 14.00 WIB di Kuala Lumpur, Malaysia.

Timnas Indonesia berhak lolos ke putaran keempat usai menempati peringkat keempat dalam klasemen akhir Grup C di putaran ketiga. Dalam sistem pengundian turnamen seperti Kualifikasi Piala Dunia, 'pot' merupakan pembagian kelompok tim berdasarkan peringkat atau performa sebelumnya.

Tujuannya, untuk menciptakan keseimbangan kekuatan antar grup. Tim-tim dengan peringkat tertinggi ditempatkan di Pot 1, dan seterusnya hingga Pot terakhir berisi tim-tim yang secara peringkat dianggap lebih lemah.

Dengan menempati Pot 3, Indonesia berada satu tingkat di bawah tim-tim unggulan utama Asia. Ini juga berarti skuad Garuda akan terhindar dari pertemuan dengan sesama penghuni Pot 3, tapi tetap berpotensi bersua raksasa-raksasa Asia dari Pot 1 dan 2.

AFC telah membagi 6 tim yang lolos ke putaran keempat ke dalam tiga pot berdasarkan ranking FIFA per Juni 2025. Berikut daftar pembagiannya:

Pot 1: Qatar (ranking 53), Arab Saudi (58)

Pot 2: Irak (59), Uni Emirat Arab (66)

Pot 3: Oman (79), Indonesia (118).

Artinya, dalam proses undian nanti, Timnas Indonesia pasti akan berada satu grup dengan masing-masing satu tim dari Pot 1 dan Pot 2. Hal ini membuka peluang besar Indonesia bakal bentrok dengan negara kuat seperti Qatar, Arab Saudi, atau Irak dalam babak ini.

Nantinya, setiap tim hanya akan melakoni dua laga dalam format single round-robin melawan dua lawan segrup, sehingga tiap poin sangat krusial. Semua pertandingan akan digelar di satu lokasi yang telah ditentukan oleh AFC.

Untuk efisiensi dan kualitas, dua negara dengan peringkat FIFA tertinggi, Qatar dan Arab Saudi, ditunjuk sebagai tuan rumah grup. Jadwal pertandingan sudah ditetapkan, yakni pada 8, 11, dan 14 Oktober 2025.

Format ini menuntut pelatih Patrick Kluivert dan stafnya merancang strategi yang matang sejak awal karena tidak ada ruang untuk kesalahan. Juara grup berhak lolos ke Piala Dunia 2026.

Sementara itu, dua runner up akan bentrok untuk memperebutkan tiket menuju babak play-off antar-konfederasi. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, masuknya Indonesia ke babak ini sudah merupakan catatan sejarah baru, karena ini pertama kalinya sejak era modern Timnas menembus fase sejauh ini dalam Kualifikasi Piala Dunia.

"Dengan performa yang terus menanjak dan semangat juang tinggi, masyarakat Indonesia boleh berharap lebih dari sekadar jadi 'pelengkap grup'," harap Patrick. Kini, semuanya bergantung pada hasil undian dan seberapa siap Garuda menghadapi ujian sesungguhnya di jalan menuju Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada 2026. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Jumat, 05 Jun 2026 21:51 WIB

Kebut Sekolah Rakyat Tahap II, Ini Progres di Lima Lokasi

WARTALENTERA - Pemerintah terus mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II agar fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran
Jumat, 05 Jun 2026 17:48 WIB

Realisasi Anggaran MBG Sudah Mencapai Rp88,15 Triliun

WARTALENTERA - Pemerintah sepertinya tidak main-main soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa