warta lentera great work
spot_img

Padukan Pendidikan dan Alam, ILON Academy Usung Konsep Biophilic Design

Tingkatkan kecerdasan anak hingga 30 persen.

WARTALENTERA-Padukan pendidikan dan alam, ILON Academy, usung konsep biophilic design. Sebuah pendidikan sekolah dasar bertaraf internasional yang menggunakan pendekatan arsitektur modern yang menyatukan ruang bangunan dengan elemen alami.

Konsep ini menandai babak baru dalam desain sekolah di Indonesia. Tidak hanya menjadi tempat belajar, bangunan sekolah kini dirancang sebagai ruang tumbuh yang memberi pengaruh langsung terhadap perkembangan mental dan kognitif anak.

“Biophilic design itu adalah istilah yang menggabungkan desain sekolah dengan alam,” kata Founder and Chairman ILON Academy, Sudiono Lim, dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (15/7/2025).

Penggunaan konsep ini didasari oleh sebuah riset yang menyatakan anak-anak yang belajar di ruang biophilic, kecerdasannya akan meningkatkan serta memberikan kenyamanan ruang belajar. “Menurut research biophilic design, anak yang belajar di sekolah yang berbasis biophilic (atau) ada konteks alamnya, kecerdasannya 30 persen lebih tinggi. Maka, lokasi ini tepat karena di sebelahnya ada lahan kosong dan ada pohon besar serta bisa disulap menjadi tempat bermain, kolam renang, dan sebagainya,” jelas Sudino.

Vice President Mall Sinarmas Land, Yani C. Dewi mengatakan, kehadiran ILON Academy memperkuat QBIG sebagai komunitas family base. Tidak hanya sebagai pusat perbelanjaan, QBIG juga sebagai pusat edukasi, olahraga, hingga entertainment.

“Kami menguatkan sebagai komunitas family base, yaitu dengan kedatangan ILON sebagai education center. Jadi, memang sesuai dengan visi misi sekolah,” ujar Yani. Bangunan sekolah akan diresmikan pada Maret 2026.

Rencananya, sekolah ini akan memperluas jangkauannya ke Asia Tenggara, termasuk Manila, Malaysia, dan Bangkok. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular