warta lentera great work
spot_img

Target 50 Emiten Baru Melantai di Bursa

IHSG terus-menerus menyentuh level ATH selama kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

WARTALENTERA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup fantastis hari ini. IHSG kembali mencatatkan rekor tertinggi baru atau All Time High (ATH) pada perdagangan sesi II seiring dengan ekspektasi pelaku pasar bahwa Bank Indonesia (BI) akan menahan tingkat suku bunga acuannya.

IHSG ditutup menguat 58,46 atau 0,64 persen ke posisi 9.133,87. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,69 poin atau 0,41 persen ke posisi 893,12 pada perdagangan pukul 14.50 WIB.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan apresiasi kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, seiring IHSG yang terus-menerus menyentuh level ATH di masa kepemimpinannya. “Terima kasih, Pak Purbaya,” kata Iman dalam wawancara cegat di Gedung BEI Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sepanjang tahun 2025, IHSG mencetak rekor ATH sebanyak 24 kali dan terus berlanjut hingga awal tahun 2025, atau bertepatan dengan masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.

Di sisi lain, Menkeu Purbaya optimistis IHSG dapat menyentuh level 10 ribu pada tahun ini, dengan berbagai sentimen akan menopang penguatan pasar saham.

Purbaya mengatakan terdapat optimisme dari pelaku pasar bahwa perekonomian nasional akan membaik pada 2026, yang mana pertumbuhan 6 persen year-on-year (yoy) bukanlah angka yang mustahil dicapai.

“Saya pikir memang itu optimisme di pasar atau pelaku pasar bahwa kita akan membaik terus ke depan. Kalau saya lihat, fondasi ekonominya yang sudah membaik sekarang, tahun ini akan lebih baik lagi karena kebijakan kita dengan BEI sudah amat sinkron, harusnya ekonomi akan tumbuh lebih cepat, dan 6 (persen) bukan mustahil dicapai tahun ini,” tutur Purbaya.

Dia meyakini bahwa 10 ribu bukanlah angka yang mustahil untuk dicapai oleh IHSG pada tahun ini. “Tahun ini (IHSG) 10.000, itu bukan angka yang mustahil dicapai” kata Purbaya.

Untuk tahun 2026, BEI tidak menargetkan capaian IHSG, namun menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp14,5 triliun, dengan sebanyak 50 Initial Public Offering (IPO) baru, serta penambahan 2 juta investor baru. (vit)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular