WARTALENTERA-Untuk memperlancar arus balik Lebaran, pemerintah berencana menggratiskan biaya tol menyambut kembalinya para pemudik di Tol Cisumdawu. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan adanya rencana tersebut.
Hal itu dilakukan, jika timbul kepadatan di jalur-jalur yang akan digunakan pemudik untuk kembali dari perjalanan mudiknya. “Saat puncaknya pada arus balik apabila memang jalur sangat padat mungkin juga akan dilakukan pembebasan tarif di wilayah-wilayah tol tertentu seperti misalnya Cisumdawu. Namun demikian, ini akan dirapatkan kemudian, sehingga semuanya bisa terkelola dengan baik,” ujar Listyo di Gedung Promoter Polda Metro Jaya kepada wartawan, dikutip Senin (31/3/2025).
Ia juga menyampaikan, momen arus balik para pemudik dalam Lebaran tahun ini akan dimulai pada 5 hingga 7 April 2025. Pemerintah, kata Listyo, telah mengeluarkan berbagai macam strategi untuk memperlancar arus balik nantinya.
“Pemerintah tentunya melakukan berbagai macam strategi mulai dari diskon tarif tol, diskon tiket pesawat, termasuk juga mempersiapkan pengaturan rekayasa mulai dari one way kemudian contra flow,” rincinya. Menanggapi rencana tersebut, Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Jusuf Hamka mengaku setuju dengan upaya pemerintah tersebut.
Ia pun tidak menolak untuk menggratiskan Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) dalam rangka mendukung kelancaran lalu lintas pemudik saat arus balik Lebaran. Rencana untuk menggratiskan Tol Cisumdawu tersebut masih menunggu persetujuan dari pemerintah.
“Saya sudah dihubungi oleh seseorang VVIP bahwa Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum(PU) menanyakan memungkinkan nggak untuk (Cisumdawu) dikasih diskon tarif tol 30 persen. Saya jawab bukan hanya memungkinkan tapi kenapa nggak dikasih gratis saja sekalian supaya bisa memperlancar,” ujar Jusuf Hamka kepada wartawan, terpisah, dikutip Senin (31/3/2025).
“Jangankan kasih diskon, gratis pun saya siap,” tegasnya lagi. Tol Cisumdawu merupakan salah satu Proyek Straregis Nasional (PSN) yang ada di Jawa Barat dan menjadi akses utama menuju Bandara Kertajati, yang juga berstatus PSN.
Jalan Tol Cisumdawu diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh Bandung-BIJB Kertajati menjadi sekitar satu jam saja. Jalan Tol Cisumdawu menghubungkan Jalan Padalarang-Cileunyi dengan Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali.
Tol Cisumdawu terbentang sepanjang 61,75 km dan akan menjadi akses utama menuju Bandara Kertajati di Majalengka. Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.
Sebagai informasi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, berdasarkan data historis 2023 dan 2024 serta survei daring, rencana hari kepulangan pemudik diperkirakan akan terjadi pergerakan arus balik mulai meningkat pada H+3 Lebaran sampai dengan puncaknya pada H+5 Lebaran atau Minggu, 6 April 2025.
Berdasarkan hasil survei daring, diprediksi akan terdapat pergerakan masyarakat sebesar 21,5 persen atau 31,4 juta orang. Menyikapi hasil survei hari kepulangan tersebut, Kementerian Perhubungan saat ini telah melakukan berbagai upaya termasuk berkoordinasi dengan kementerian/lembaga negara lainnya untuk mendistribusikan arus balik pemudik.
Terkait pilihan hari kepulangan atau balik Lebaran, responden survei umumnya memanfaatkan periode cuti bersama yang akan ditetapkan oleh pemerintah dalam hal kepulangan menuju daerah domisili asal. Untuk kepulangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga memperkirakan akan terjadi lonjakan yang cukup drastis,
“Kemenhub berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lainnya, seperti Kementerian PU dan badan usaha jalan tol Jasa Marga untuk memberlakukan diskon tarif tol pada saat kepulangan pemudik. Dimana kami akan mendistribusikan jumlah arus pemudik yang akan kembali ke daerah asalnya,” ulasnya.
Sebelumnya, Jasamarga juga telah memastikan, memberlakukan diskon tarif tol 20 persen tanggal 3-4 April, dari Kalikangkung sampai Cikatama. “Itu sebabnya kami mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan balik lebih awal. Masyarakat dapat memanfaatkan diskon tersebut,” imbaunya, dikutip Senin (31/3/2025).
Dudy menilai, pelaksanaan arus mudik Lebaran kali ini berjalan lancar terutama saat puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025 atau H-3 Idul Fitri. (sic)


