WARTALENTERA – Pantai Nambo, yang terletak di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat lonjakan kunjungan wisatawan hingga 7 ribu orang dalam sepekan setelah proses revitalisasi dilakukan oleh Pemerintah Kota.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kendari, Sasriati, mengatakan pada Jumat bahwa pendapatan daerah dari kunjungan wisatawan di Pantai Nambo mencapai antara Rp15 hingga Rp20 juta dalam sepekan usai dilakukan penataan kembali. “Kalau jumlah pengunjung data terakhir itu sampai 7 ribu orang di hari Minggu,” ujar Sasriati, Jumat (13/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa angka tersebut dihitung berdasarkan pembelian karcis retribusi, namun bisa jadi lebih tinggi karena masyarakat sekitar juga kerap berlibur ke pantai tersebut tanpa pembelian tiket resmi. “Kalau persentase pendapatan sebelumnya hanya Rp2 juta atau Rp3 juta, kemarin di minggu terakhir Rp15 juta lebih atau sekitar 20 jutaan,” ungkapnya.
Menurut Sasriati, peningkatan pengunjung dan pendapatan ini terjadi usai Pemkot Kendari melakukan revitalisasi besar-besaran di kawasan Pantai Nambo, terutama perbaikan fasilitas dan penataan lingkungan. “Ada penataan, seperti peningkatan kebersihan, di kawasan pantai kami bersihkan, sehingga nyaman untuk anak-anak berenang atau bermain di Pantai Nambo,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa selain perbaikan fisik, Pemkot juga menggratiskan biaya sewa gazebo bagi pengunjung. Kebijakan ini diambil sambil menunggu peraturan wali kota terkait tarif retribusi baru di kawasan wisata tersebut. “Memang tarif gazebo yang berbeda-beda memang mempengaruhi jumlah pengunjung yang masuk, apalagi mengingat daya beli masyarakat juga, sehingga untuk sementara digratiskan,” pungkas Sasriati. (kom)


