WARTALENTERA-Meski banyak orang menjadikan malam hari sebagai waktu alternatif untuk berolahraga karena kesibukan di pagi atau siang hari, sejumlah ahli kesehatan memperingatkan adanya dampak negatif olahraga malam hari terhadap tubuh bila tidak dilakukan dengan tepat.
Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (22/5/2025), olahraga memang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran, namun waktu pelaksanaannya turut berperan penting dalam efektivitas dan dampaknya. Berolahraga terlalu malam bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh, terutama bila dilakukan menjelang waktu tidur.
1. Gangguan Tidur
Salah satu efek negatif utama adalah kesulitan tidur atau insomnia. Ini disebabkan oleh peningkatan denyut jantung, suhu tubuh, dan hormon adrenalin usai aktivitas fisik berat, yang justru membuat tubuh menjadi lebih waspada dan sulit rileks. Tubuh butuh waktu untuk menurunkan suhu dan detak jantung usai olahraga. Jika langsung tidur, kualitas istirahat bisa menurun.
2. Risiko Cedera Lebih Tinggi
Kelelahan setelah aktivitas harian dapat membuat tubuh kurang responsif saat olahraga malam. Hal ini meningkatkan risiko cedera otot atau sendi, terutama jika tidak diawali dengan pemanasan yang cukup.
3. Gangguan Pencernaan
Berolahraga setelah makan malam juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual, refluks asam lambung, atau kram perut. Tubuh membutuhkan jeda waktu minimal 1–2 jam setelah makan sebelum berolahraga.
4. Menurunnya Kualitas Pemulihan
Waktu tidur malam adalah fase penting untuk regenerasi otot dan pemulihan tubuh. Jika olahraga terlalu larut, hormon pertumbuhan dan proses pemulihan bisa terganggu. Tidur yang terganggu akan memperlambat pemulihan otot dan membuat tubuh terasa lebih lelah keesokan harinya.
Tips Aman Jika Terpaksa Berolahraga Malam
Jika tidak ada pilihan lain, disarankan untuk melakukan olahraga ringan seperti yoga, jalan cepat, atau peregangan, maksimal dua jam sebelum tidur. Hindari olahraga intensitas tinggi seperti HIIT atau angkat beban berat.
Olahraga memang penting, tapi waktu dan jenis aktivitas yang dilakukan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. Jika tidak diatur dengan baik, olahraga malam justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan, terutama terhadap kualitas tidur dan pemulihan tubuh. (kom)


