warta lentera great work
spot_img

22 Penerbangan Internasional Batal ke Bali, Dampak Erupsi Gunung Lewotobi

Maskapai Korean Air bahkan belum merilis jadwal penerbangan lanjutan hingga hari ini.

WARTALENTERA – Sebanyak 22    dari dan ke Bali dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur. Abu vulkanik dari erupsi gunung yang berjarak sekitar 500 km dari Bali itu dinilai dapat membahayakan penerbangan.

Pembatalan dilakukan sejak Selasa (12/11/2024) lalu, sehingga WNA terpaksa harus menunda keberangkatannya. Juru bicara dari Biro Meteorologi, melansir laman The Guardian, Kamis (14/11/2024) menjelaskan, abu vulkanik diperkirakan terbawa angin timur ke arah area bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.

“Abu vulkanik diperkirakan akan bergerak ke Bali dan lingkungan maritim yang berdekatan di selatan. Termasuk bagian wilayah udara Australia utara hingga kemarin malam,” terangnya.

Adapun tiga maskapai Australia yang telah membatalkan penerbangan, yaitu Jetstar Airways, Qantas Airways, dan Virgin Australia. Rute penerbangan yang dibatalkan antara lain Sydney, Adelaide, Melbourne, dan Brisbane di Australia, serta Incheon, Korea.

Melansir Yonhap News di Naver, Kamis (14/11/2024), sebanyak dua pesawat Korean Air rute Incheon-Bali terpaksa kembali ke Korea akibat adanya erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua pesawat tersebut dijadwalkan terbang menuju Bali pada Rabu (13/11/2024) kemarin.

Pesawat dengan kode penerbangan KE633 membawa 153 penumpang, sedangkan pesawat KE629 membawa 290 penumpang. Masing-masing pesawat berangkat pukul 16.20 dan 17.40 waktu setempat pada Selasa (12/11/2024).

“Kami memutuskan untuk kembali ke Incheon karena prakiraan dampak terhadap Bandara Internasional Ngurah Rai Bali akibat abu vulkanik yang meletus dari gunung berapi di Indonesia,” ujar perwakilan Korean Air dalam berita tersebut.

Hingga hari ini, laman Korean Air memuat jadwal penerbangan Incheon/Seoul-Bali dengan keterangan ditunda. “Operational condition (Aircraft operational conditions: alternative flight KE633D in operation). Delayed Departure (Weather conditions),” tulis laman resmi maskapai penerbangan Korea tersebut.

Sementara itu, untuk jadwal penerbangan pada Kamis (14/11/2024) dan Jumat (15/11/2024) rute Seoul-Bali masih belum tersedia. Sebelumnya, penerbangan domestik telah dibatalkan terlebih dahulu.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab mengatakan, mulanya hanya penerbangan domestik saja yang terdampak. “Tapi sejak Selasa terdapat 12 penerbangan domestik, yaitu tujuh keberangkatan dan lima kedatangan yang terdampak, sementara terdapat 22 penerbangan internasional, yakni 12 keberangkatan dan 10 kedatangan yang terdampak,” jelas Syaugi, melansir Antara, Kamis (14/11/2024).

Akibat pembatalan tersebut, pihak maskapai memberikan pilihan kepada penumpang untuk pengembalian dana, penjadwalan ulang, atau pengaturan rute ulang. Selama bencana gunung meletus masih berlanjut, bandara I Gusti Ngurah Rai juga membuka helpdesk yang terletak di area layanan maskapai, lantai 2 terminal internasional dan terminal domestik. (sic)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular