WARTALENTERA-Lima orang masih hilang dalam insiden banjir bandang Bali, tim Basarnas terus cari. Tim Badan SAR Nasional Provinsi Bali hingga kini masih melakukan pencarian lima orang hilang peristiwa banjir bandang di Pulau Bali.
Hingga Minggu (14/9/2025), kemarin, dua korban diduga hilang di Kota Denpasar. Sementara tiga lainnya di Kabupaten Badung.
Area pertokoan Jalan Sulawesi di Denpasar Barat masih dalam proses pembersihan dari puing bangunan roboh akibat banjir. Sebagian runtuhan masih menutup aliran Sungai Badung. Pada hari kelima kemarin masih ada lima korban dalam proses pencarian.
Dua korban diduga hilang di Kota Denpasar. Sementara tiga lainnya di Kabupaten Badung.
Sebanyak 72 personel gabungan diterjunkan untuk pencarian pada Minggu kemarin yang tersebar di sejumlah titik. Sementara total korban meninggal dunia banjir Bali tercatat 18 orang.
Koordinator lapangan pencarian korban di Mengwitani, Ketut Wirajaya, menuturkan, pencarian lima korban ini dilakukan di wilayah Mengwi yang menjadi lokasi rumah para korban. “Pencarian hari ketiga korban terseret arus (masih dilakukan) karena rumah tinggalnya longsor,” kata Ketut Wirajaya dalam keterangannya, dikutip Senin (15/9/2025).
Ketut mengurai, pencarian di hari ketiga ini melibatkan berbagai instansi, yakni TNI, Polri, hingga anjing pelacak K9. Wilayah pencarian dilakukan di Banjar Gamongan dengan menyusuri Sungai Yeh Penget.
“Fokus pencarian di bawah jembatan Yeh Penget, di mana di sana dicurigai ada bau busuk, (setelah ditelusuri) ternyata bangkai kucing. Sementara pencarian dari DAM Banjar Gamongan sampai satu kilometer masih nihil,” tutupnya. (sic)


