warta lentera great work
spot_img

Sudah Sadar, Terduga Pelaku Insiden Ledakan di SMAN 72 Masih dalam Perawatan

Korban ledakan bertambah jadi 96 orang.

WARTALENTERA-Sudah sadar, terduga pelaku insiden ledakan di SMAN 72 masih dalam perawatan. Terduga pelaku ledakan sekolah yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara tersebut masih dalam perawatan medis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan saat ini pihaknya masih fokus terhadap pemulihan terduga pelaku. “Disampaikan oleh Bapak Kapolri memang salah satu dugaan yang melakukan dalam kondisi ini adalah anak berhadapan dengan hukum. Masih dalam perawatan dan kondisinya sudah sadar. Termasuk saat ini kita fokus terhadap pemulihan,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, dikutip Minggu (9/11/2025).

Sejumlah analisa terkait motif dan jaringan terduga pelaku juga dilakukan polisi. Nantinya, penyidik kepolisian akan mencocokkan temuan dengan hasil analisa.

“Ada analisa terhadap motif dan jaringan yang dilaksanakan oleh Densus. Satuan kerja ini masih bekerja dari Densus, Puslavfor Mabes Polri, Gegana juga mencocokkan hasil temuan di lapangan baik dugaan bom ini berasal dari serbuk apa nanti akan dijelaskan oleh Gegana,” bebernya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap fakta baru soal ledakan di SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut). Dia mengatakan terduga pelaku merupakan siswa di SMA tersebut.

“Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut,” kata Kapolri setelah menjenguk korban ledakan di RS Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jakpus.

“Yang jelas terduga pelaku kondisinya semakin membaik dan mudah-mudahan akan juga mempermudah kita nanti pada waktunya apabila kita butuhkan,” katanya. Ia juga mengatakan penyidik masih mendalami kasus ini untuk mengetahui motif peledakan di sekolah tersebut yang terjadi Jumat (7/11/2025) siang.

Penyidik masih mengumpulkan informasi hingga alat bukti untuk membuat terang duduk perkara kasus ini. Beredar kabar, terduga pelaku meledakkan bom rakitan karena kerap menjadi korban perundungan (bullying). Kapolri mengatakan informasi tersebut dan yang lainnya akan terus didalami.

Korban Ledakan Bertambah

Korban insiden ledakan di SMAN 72 bertambah menjadi 96 orang. Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait ledakan yang terjadi di SMAN 72 , Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Polisi menyebutkan, saat ini korban ledakan di SMAN 72 tersebut bertambah menjadi 96 orang. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang masih menjalani perawatan medis, sementara 67 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang ke rumah setelah kondisinya membaik.

“Kami tekankan jumlah korban 96 orang. Saat ini yang dirawat berjumlah 29 orang, dengan rincian 14 di Rumah Sakit Islam, Jakarta, 14 di Rumah Sakit Yarsi dan 1 di Rumah Sakit Pertamina. Sementara 67 orang lainnya sudah pulang ke rumah dalam kondisi lebih baik,” kata Budi, Minggu (9/11/2025).

Angka korban ini mengalami peningkatan dari data sebelumnya yang sempat disebut sebanyak 54 orang. Menurut Budi, data bersifat dinamis karena korban terus berdatangan ke fasilitas kesehatan dan dilakukan verifikasi ulang oleh petugas.

“Makanya kemarin saat doorstop kami sampaikan 54 orang korban, karena memang data masih bergerak. Setelah dilakukan pendataan ulang, jumlah korban kini mencapai 96 orang,” imbuhnya. (sic)

 

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular