WARTALENTERA – Pemerintah akan memproduksi mobil nasional dengan target harga di bawah Rp300 juta. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi salah satu tokoh yang paling vokal menggaungkan isu harga ini.
Dalam pernyataannya saat membuka Rapimnas Kadin 2025 di Jakarta, pada Rabu (3/12/2025), Airlangga menyebutkan bahwa kemampuan beli mayoritas masyarakat Indonesia masih berada pada segmen kendaraan di bawah Rp300 juta.
“Jadi ke depan kita dorong untuk mobil nasional, kami sudah cek di lapangan dari Gaikindo memang sekarang terbesar, market terbesar pangsanya adalah mobil-mobil di bawah Rp300 juta sehingga ini juga yang didorong oleh pemerintah sehingga affordability menjadi tantangan,” terang Airlangga dalam Pembukaan Rampinas Kadin dikutip dari tayangan Youtube Kadin Indonesia, Kamis (4/12/2025).
Karena itu, lanjutnya, mobil nasional harus mampu menyasar pasar terbesar tersebut. Tanpa harga yang kompetitif, mobil nasional berpotensi sulit bersaing di tengah ketatnya kompetisi otomotif.
Airlangga menambahkan bahwa arahan dari Presiden RI sudah jelas untuk mengalokasikan anggaran khusus demi pengembangan proyek strategis ini. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), segmen mobil di bawah Rp300 juta, terutama jenis Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi-Purpose Vehicle (MPV), memang masih mendominasi penjualan di Tanah Air.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menanggapi arahan ini dengan menetapkan target waktu yang lebih spesifik. Dalam sebuah diskusi dengan media di kantornya pada Kamis (13/11/2025), Menperin menyatakan bahwa produksi massal mobil nasional ditargetkan untuk dimulai pada 2027.
“Saya udah lihat, waktu itu sudah ditampilkan di GIIAS, GIIAS yang terakhir kemarin. Itu sudah ditampilkan jadi calon mobnas. Itu yang kemarin disampaikan oleh Bapak Presiden dalam rapat paripurna kabinet sebetulnya sudah ditampilkan ke publik di dalam GIIAS kemarin,” jelasnya lagi.
Mengacu pada pernyataan Agus tersebut, mobil nasional yang disiapkan itu diduga adalah i2C. Konsep mobil itu memang sudah dipamerkan di GIIAS 2025, tapi baru berbentuk clay model skala 1:1.
Spesifikasi awal dan visi Presiden
Meskipun detail spesifikasi teknis dan model final belum diumumkan secara resmi, pembahasan konsep strategis tengah dilakukan secara intensif antara Kementerian Perindustrian dan PT Pindad (Persero).
Presiden Prabowo Subianto, dalam kesempatan sebelumnya, telah mengungkapkan rencana untuk mewujudkan mobil nasional buatan Indonesia dalam waktu tiga tahun ke depan sejak pengumumannya pada Senin (20/10/2025) lalu di Sidang Kabinet Istana Negara.
“Saya sudah alokasi dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang tim,” ujar Presiden Prabowo.
Adapun spesifikasi umum yang diperkirakan sesuai pasar adalah sebagai berikut:
- Tipe Kendaraan: Diproyeksikan menyasar segmen terlaris, yakni SUV Ringkas atau MPV dengan kapasitas 5-7 penumpang.
- Target Harga: Di bawah Rp300.000.000
- Fokus Pengembangan: Kendaraan yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi, dengan fokus pada keterjangkauan dan efisiensi.
- Potensi Model: Proyek ini berpotensi merujuk pada pengembangan lebih lanjut kendaraan buatan PT Pindad, seperti model Maung MV3, yang kini tengah dipersiapkan.
Rencana ini juga menunjukkan adanya minat dari merek global untuk bekerja sama, yang dinilai positif oleh Menko Airlangga dalam hal percepatan transfer teknologi ke industri otomotif dalam negeri.
Pemerintah bertekad bahwa proyek mobil nasional ini tidak hanya akan melahirkan produk buatan Indonesia, tetapi juga menjadi pendorong utama kemandirian industri dan kemajuan teknologi nasional. (inx)


